Ben Pentreath, Desainer Interior Favorit Kate Middleton.
Dream - Istana Kensington, kediaman Kate Middleton dan Pangeran William telah ada sejak ratusan tahun lalu. Meskipun begitu, suasana di dalamnya jauh dari kesan tua, gelap atau ketinggalan zaman.
Ternyata hal itu tak lepas dari sentuhan tangan Ben Pentreath, desainer interior favorit putri Inggris, Kate Middleton.
Sebelum pindah ke Kensington, Kate terlebih dulu berkonsultasi panjang dengan Pentreath untuk membuat rumahnya tetap bernuansa kekinian dan tanpa menghilangkan kesan klasik dari Kerajaan Inggris.
Keinginan Kate memang beralasan karena bangunan istana tak mungkin diubah terlalu banyak. Rumah tinggal suami Pangeran William ini harus sesuai pakem yang ada. Pekerjaan Pentreath bisa dibilang cukup berat.
Permainan interior memang jadi kunci utama agar nuansa istana Kensington tetap segar dan tak berkesan kuno. Kate ternyata sangat suka dengan ide desainer interior kenamaan Inggris ini, untuk mengubah interior istana jadi bernuansa lebih modern.
Ruangan menerima tamu istana Kensington, dilengkapi dengan sofa besar berdesain modern dengan tirai polos berbahan berat untuk memberikan kesan hangat. Karpet pun dipilih warna cokelat tua bermotif besar. Lampu-lampu meja di samping sofa dengan desain minimalis menambah kesan modern.
Untuk menata ruangan ini, bantal-bantal juga ditempat di area sofa. Kabarnya, Kate Middleton banyak berperan dalam penataan ruangan tamu ini.
Kate dan Pentreath, juga berkolaborasi membuat desain interior di rumah peristirahatan Sandringham Estate, di Anmer Hall. Kate menghabiskan waktu cukup lama di sana setelah melahirkan Puteri Charlotte. Rumah tersebut yang juga merupakan tempat liburan Ratu Inggris, cukup besar dengan 10 kamar. Jika Anda ingin mengintip bagaimana " tangan dingin" Ben Pentreath, bisa diintip di buku desain yang ditulisnya yaitu English Decoration dan English Houses.
(Sumber: House Beautiful)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global