Bagaimana Jadinya Kalau Bajaj Disulap Jadi Taksi Online? (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, nama “ bajaj” tentu tak asing di telingamu, terutama yang tinggal di area Jakarta. Kendaraan bermotor roda tiga hilir mudik di jalanan ibukota.
Belum lama ini, bajaj merambah Inggris. Kendaraan roda tiga ini digunakan sebagai taksi online sebuah perusahaan penyedia ride sharing, Ola.
Dikutip dari Overdrive, Selasa 26 Maret 2019, Ola merilis operasinya di Liverpool, Inggris, dan mengoperasikan bajaj serta becak motor Piaggio.
Aplikasi ini meluncurkan promosinya di Merseyside County, Inggris. Pengemudinya berjaket hijau neon. Para mitra pengemudi mengangkut penumpang dengan bajaj atau rickshaw “ tuk-tuk” secara gratis di sekitar pusat kota Liverpool.

(Foto: Overdrive)
Liverpool merupakan kota kelima di Inggris untuk Ola. Kota-kota sebelumnya yang dimasuki Ola adalah Cardiff, Bristol, Bath, dan Exeter.
Aplikasi ini menawarkan potongan yang lebih rendah daripada pesaingnya Uber. Kalau mitra pengemudi mendapatkan potongan 25 persen, di Ola justru 10 persen. Uniknya, taksi online ini harganya tidak naik meskipun sudah peak hour.
Ola bertujuan untuk meningkatkan akses pelanggan ke taksi dengan tarif yang lebih rendah. Ada tawaran diskon sebesar 50 persen bagi pelanggan yang mengunduh aplikasi sebelum April 2019. Aplikator itu berencana untuk memperluas usahanya ke beberapa kota lain di seluruh Inggris Utara pada 2019. (ism)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya