Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Alat Makan Anak Berbahan Plastik (Foto: Shutterstock)
Dream - Microwave memang jadi alat elektronik yang sangat praktis untuk menghangatkan makanan dan minuman untuk anak. Hanya tinggal dimasukkan dan tunggu selama 3 hingga 5 menit, makanan hangat siap disantap.
Penting diketahui saat menghangatkan makanan anak di microwave. Pastikan wadah untuk menghangatkannya bukan alat makan milik anak yang berbahan palstik. Lebih baik gunakan wadah kaca yang tahan panas dan memang aman untuk digunakan di dalam microwave.
American Association of Pediatrics (AAP), seperti dikutip dari Fatherly, baru saja mengumukan kalau alat makan plastik yang banyak dipakai anak-anak bisa membahayakan jika dimasukkan ke microwave. Hal ini karena zat seperti Bisphenols (BPA), phthalates, dan nitrates bisa terlepas karena panas.
Zat tersebut lalu mengontaminasi makanan dan minuman yang bisa berdampak buruk pada kesehatan anak. " Panas bisa melepaskan BPA dan phthalates pada makanan, hindari menghangatkan makanan dan minuman (termasuk susu formula dan ASI) dalam plastik," tulis pernyataan AAP.
Zat-zat berbahya tersebut diketahui berhubungan erat dengan autisme, obesitas, ADHD serta meningkatkan risiko menghambat perkembangan otak. Pastikan juga alat makan dan minum anak serta bayi bebas dari Bisphenols (BPA), phthalates, dan nitrates. Jika memang ingin menghangat di microwave pindahkan dulu ke wadah kaca.