Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, menghadapi satu 'musuh' bersama, yaitu corona virus (Covid-19). Tak dipungkiri kasus kematian yang terus meningkat karena virus ini menimbulkan kekhawatiran dan rasa penasaran.
Muncul sejumlah pertanyaan soal virus ini. Dikutip dari Times of India, ada beberapa lima FAQ (Frequently Asked Question) seputar virus corona yang penting diketahui Sahabat Dream.
Semua pertanyaan di bawah ini dijawab oleh dr. K. Aggarwal, Presiden, dari Yyasan Peduli Jantung India (HCFI) dan Konfederasi Asosiasi Medis Asia dan Oseania (CMAAO) di Universitas Ansal.
Salah satu mitos terbesar adalah dengan memakan daging, ayam, ikan, dan hewani, kamu bisa tertular Virus Corona. COVID-19 bukanlah penyakit bawaan makanan.
Penyakit ini menular melalui droplet atau percikan air liur. Ada juga banyak klaim mengenai hal-hal yang dapat menyembuhkan kasus COVID-19. Sampai sekarang belum ada obat atau vaksin yang valid.
Sangat penting untuk menjaga kesehatan pernapasan. Setiap kali kamu batuk, jangan batuk di tangan atau sapu tangan, gunakan kertas tisu atau batuk di lengan baju kamu.

Siapa pun yang mengalami demam, batuk dan pilek harus menjaga jarak 1 meter atau 3 kaki dari orang lain. Selain itu, jangan menggosok mata dengan tangan karena bisa meningkatkan risiko penularan.
Sedikit rasa takut adalah hal yang wajar, karena itu akan membuat kamu mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Tapi panik yang berlebihan bisa menyebabkan kekebalan tubuh menjadi rendah, karena stres dapat mempengaruhi imunitas kamu. Lebih baik di rumah saja, makan sehat, istirahat cukup.
Alkohol tidak dapat melindungi kamu dari infeksi apa pun. Dikatakan bahwa alkohol adalah alat sterilisasi dan dapat membunuh virus atau bakteri di dalam darah. Jika itu benar, para petugas kesehatan mungkin akan memberikan alkohol melalui selang yang akan dipasangkan ke hidung di setiap rumah sakit. Fakta yang benar adalah kita harus menggunakan pembersih tangan dengan alkohol 70%, bukan malah meminumnya.
Setiap kali demam, dengan atau tanpa batuk, atau sesak napas, hubungi dokter atau hubungi nomor bantuan. Tenaga medis atau dinas kesehatan akan memberi tahu kamu apakah kamu perlu menjalani tes atau tidak.

Jik harus menjalani tes, mereka akan memberi tahu kamu ke mana dan bagaimana prosedur untuk tes. Khususnya, jika kamu telah melakukan perjalanan ke luar negeri atau melakukan kontak dengan siapa saja yang telah bepergian ke luar negeri seperti Iran, Italia, Dubai dan China negara yang memiliki kasus COVID-19 tinggi.
Laporan Raissa Anjanique
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya