Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tika Ramlan, Foto : Instagram
Dream - Satu per satu pemilik brand yang turut hadir mempromosikan produk lokal di ajang Paris Fashion Show mulai unjuk suara. Salah satunya Tika Ramlan yang membalas sindiran soal brand harus mengeluarkan biaya untuk bisa tampil di sebuah ajang fashion show.
Mantan personel T2 itu balas menjawab jika tarif untuk tampil di sebuah event fashion show, seperti Paris Fashion Show merupakan hal yang lumrah. Tak hanya saat tampil di Paris, ketentuan yang sama juga berlaku saat ingin tampil di ajang lokal.
"Ngeributin brand yang ke Paris bayar yah jangankan yang di Paris mba. Di Jakarta saja acara fashion semua brand bayar ah," tulis Tika di stories akun Instagram, @tika_ramlan pada Rabu, 9 Maret 2022
Menurut Tika, penyelenggara even memasang tarif karena harus membayar lokasi, model, serta berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk menggelar event fashion show. Tika malah balik menanyakan dari mana biaya untuk kebutuhan fashion show jika bukan berasal dari biaya para peserta.
"Kalau kita nggak bayar penyelenggara, bayar venue, model, dan lain-lain pake apa cantik. Menyerang terus tapi kurang mengkaji" tulis Tika Ramlan di insta stories.

Tika Ramlan juga menjelaskan jika brand yang ingin tampil di Paris Fashion Week tetap harus mengeluarkan biaya. Tika menyebut anggaran yang dikeluarkan bisa mencapai puluhan miliaran rupiah.
"Untuk PFW on Schedule itu biasanya Rp 5 miliar sampai Rp 30 miliar bun. Asli kalau emang ada yang gratis kasih tahu gue deh. Gue pengen ikutan," ucapnya.

Meski hanya tampil di ajang Gekrafs Paris Fashion Show, pemilik nama asli Kartika Yudia Ramlan mengaku sudah bersyukur bisa menunjukan karyanya di pusat mode ternama dunia itu.
"Ini diajakin sama @gekrafs saja masya Allah sudah happy banget. Kalau mau ngejatuhin orang cek ombak dulu sebaiknya," ujarnya.
Di unggahan stories lainnya, Tika bahkan menunjukan bukti kesuksesannya mengikuti ajang Paris Fashion Show yang sempat menjadi sorotan publik.
Tika mengaku baru membuat perjanjian dengan salah satu buyer yang mengaku tertarik dengan koleksinya. Tak hanya satu, Tika menyebut banyak yang mengirimkan pesan langsung (DM) ke instagram yang dikelola Gekrafs.

Dream - Wanda Hamidah tak berhenti menyorot event Paris Fashion Show yang dihadiri sejumlah influencer, selebriti, dan brand Indonesia. Mantan artis senior yang sempat terjun ke dunia politik ini membagikan dokumen diduga tarif yang dipasang penyelenggara untuk brand yang ingin tampil di acara tersebut.
Dalam postingan stories Instagram, Wandah mengunggah foto diduga dokumen proposal sebuah penyelenggara event (EO) berisi biaya yang harus dibayarkan sebuah brand untuk bisa terbang ke Paris dan mengikuti event fashion show di Paris.
Untuk satu kali tampil, pihak penyelenggara memasang harga Rp5.115.980.000 juta untuk mendapatkan 10 slot atau sekitar Rp511.598.000 per slot.

"Rp500 juta saudara-saudara, tanpa kurasi, Kamu punya duit, bisa ikut," kata Wanda Hamidah dalam insta stories.
Dalam tudingannya, Wanda mengatakan proposal tersebut ditawarkan ke sejumlah brand yang ingin tampil di acara Gekrafs Paris Fashion Show 2022.
"Ini proposal yang beredar kepada brand-brand dan desainer yang jelas mengklaim Paris Fashion Week. Kita bisa baca hurufnya besar-besar "Paris Fashion Week 2022" #pembohonganpublik," katanya.
Sebelumnya Ketua Bakom Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Ivan Seventeen mengakui sejumlah brand Indonesia yang hadir di Paris memang tampil untuk event Gekrafs Paris Fashion Show.
"Jadi brand yang bisa tampil ke sana, memang bukan di event Paris Fashion Week dari FHCM. Tetapi Gekrafs fashion Show During Paris Fashion Week," ucap Ifan Seventeen di akun instagram Gekrafs.

Menurut Ivan, penyebutan Paris Fashion Week sebagai event yang dihadiri para brand dan influencer Indonesia yang mempromosikan acara terjadi karena adanya salah komunikasi.
"Yang buat miss di sini, saat brand bilang ke KOL ikut ke sana kurang ditekankan jadi banyak menamani kegiatan mereka Paris Fashion Week," katanya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?