Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Burger (Pixabay.com)
Sebelumnya, Singapura juga pernah mengeluarkan hidangan serupa
Dream - McDonald's Malaysia meluncurkan menu baru yang mengkolaborasikan makanan barat dan lokal. Menu tersebut adalah burger nasi lemak dengan cita rasa tradisional.
Dikutip dari Marketing-Interactive, Jumat 27 April 2018, burger nasi lemak ini berbeda dengan hidangan burger pada umumnya. Perbedaan itu terlihat dari daging sapi yang diganti potongan ayam bagian paha atas dengan bumbu santan yang khas dan digoreng tepung. Saus tomatnya juga diganti sambal, ditambah potongan mentimun, tumis bawang, dan telur mata sapi.

(Foto: mcdonalds.com.my)
Chief Marketing Officer McDonald's Malaysia Melati Abdul Hai mengatakan, menu tersebut terinspirasi dari para pedagang lokal yang telah sangat lama menjaga warisan kuliner ini.
“McDonald's Nasi Lemak Burger terinspirasi dari kudapan nasi lokal yang dijual oleh pedagang lokal dan kami bangga dapat memberi penghormatan kepada mereka karena bisa menjaga warisan nasi lemak sampai hari ini,” katanya.
McDonald's mengundang enam pedagang nasi lemak di Kuala Lumpur dan Petaling Jaya untuk bergabung dengan perayaan hidangan populer ini. Ke depan, McDonald's akan terus berusaha menghadirkan menu dengan pilihan makanan yang memenuhi selera pelanggannya di Malaysia. McDonald's Nasi Lemak Burger akan bergabung dengan jajaran favorit lokal lainnya, termasuk BuburAyam, Cakoi dan Ayam Goreng McD yang sangat populer.
McDonald's Malaysia juga telah menciptakan berbagai rasa lokal dalam menu makanan penutupnya seperti Durian McFlurry D24, MILO McFlurry, Pie Pisang, Pie Pulut Hitam, Pie Kacang Merah, Taro Pie, dan Cone Es Cendol. Masyarakat Malaysia telah menikmati menu burger terbaru itu sejak kemarin, dan hanya dalam waktu terbatas. Karena menu tersebut hanya menu musimam yang disajikan pada waktu tertentu.
Sebelumnya, Singapura juga pernah mengeluarkan hidangan serupa untuk menyambut hari jadi Singapura pada Agustus 2017 lalu. Burger ini memicu perdebatan antara Malaysia dan Singapura di media sosial, mereka menyebut myBurgerLab "peniru".