Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi
Dream - Tantangan menjadi orangtua tak akan ada habisnya. Selayaknya manusia, kita juga seringkali melakukan kesalahan dan kebiasaan buruk saat menghadapi anak-anak tercinta.
Termasuk, ketika menjaga hubungan dengan pasangan yang sebenarnya juga membawa dampak bagi anak-anak. Ada beberapa kebiasaan buruk orangtua yang sering tak disadari.
Maksud hati ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati yang terjadi malah sebaliknya. Coba tengok beberapa kebiasaan ini. Jika Anda atau pasangan sebagai orangtua sering melakukannya, segera hentikan.
Selalu merasa gagal
Apakah ada orangtua sempurna? Jawabannya tentu saja tidak. Semua orangtua langsung 'praktik' mengasuh anak. Kesalahan demi kesalahan dilakukan tapi bukan berarti harus merasa
gagal.
" Perasaan gagal atau tidak mampu hanya akan membuat Anda jadi oranngtua yang malah tak percaya diri. Anak-anak pun jadi malah merasa tak nyaman, membangkang dan malah
merendahkan. Percayalah semua orangtua melakukan kesalahan, yang membedakan adalah mau memperbaikinya atau tidak," ungkap Amy Morrin, seorang psikolog keluarga.
Melakukan segalanya untuk anak
Menyiapkan keperluan dan kebutuhan anak memang tugas orangtua. Tapi semakin anak besar, mereka semakin memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri dan belajar mandiri.
Jadi jangan lupa untuk mengajari anak menyiapkan kebutuhan dasarnya sendiri.
Menaruh pakaian kotor di tempat cuci, mencuci piring, melipat pakaian bersih, menyiapkan keperluan bekal sekolah. Hal-hal ringan harus mulai diajarkan. Jangan sampai Anda melakukan
semuanya untuk anak, itu malah tak akan melatih kemandiriannya.
Mengabaikan hubungan pernikahan
Fokus mengurus anak, orangtua seringkali lupa untuk menghabiskan waktu berdua. Padahal hubungan harus diusahakan dan tak boleh dibiarkan begitu saja. Tetap usahakan waktu untuk
berdua saja. Bisa dengan makan di luar, menonton bioskop, melakukan hobi bersama tanpa anak-anak.
" Hubungan pernikahan yang hangat akan dirasakan anak-anak dan menjadi 'modal' bagi mereka sebagai gambaran keluarga saat dewasa nanti dan membina rumah tangga," ungkap Morrin.
Sumber: The Spruce
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

