Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Ilmuwan Heran, Tukang Cukur Positif Covid-19 Tak Tulari Corona ke 139 Pelanggan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 17 Juli 2020 14:43
Ilmuwan Heran, Tukang Cukur Positif Covid-19 Tak Tulari Corona ke 139 Pelanggan
Inikah bukti keampuhan masker mencegah virus corona menyebar ke orang lain?

Dream - Dua penata rambut asal Amerika Serikat diketahui positif terpapar Covid-19 dan telah melayani sekitar 139 klien selama beberapa hari. Untungnya, mereka tidak menginfeksi semua pelanggannya.

Berdasarkkan laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada 12 Mei 2020, seorang penata rambut (Stylist A) yang bekerja di sebuah salon di Springfield, Missouri, mengalami gejala sulit bernafas. Namun dia memutuskan tetap bekerja dan bertemu para klien.

Pada 20 Mei 2020, hasil tes Covid-19 akhirnya muncul. Penata rambut itu dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.

Diketahui Stylist A mengabaikan saran tenaga medis untuk melakukan isolasi diri setelah melakukan test pada 18 Mei 2020.

Stylist kedua yakni Stylist B, merasakan gejala yang sama seperti Stylist A sejak 15 Mei 2020 dan terus melayani klien hingga 20 Mei 2020.

1 dari 3 halaman

Petugas Gerak Cepat Telusuri Pelanggan

Mengetahui ada dua penata rambut yang positif Covid-19, Departemen Kesehatan wilayah Greene langsung melakukan pelacakan kontak dan mengidentifikasi total 139 klien yang melakukan kontak dengan kedua stylist tersebut.

Ilustrasi di Salon

Para pegawai yang bekerja bersama kedua penata rambut itu juga harus melakukan karantina selama dua minggu dan salon ditutup selama tiga hari untuk disemprotkan disinfektan.

2 dari 3 halaman

Temuan Mengejutkan

Diketahui, selama melakukan interaksi dengan klien, kedua stylist selalu menggunakan masker. Stylist A telah mengenakan masker dan face shield, sedangkan Stylist B mengenakan masker berlapis atau masker bedah.

Sebanyak 139 klien dimonitor selama dua minggu dan ditawarkan untuk melakukan pengecekan selama waktu lima hari. Tidak satu pun dari 67 orang yang dites dinyatakan positif dan sisanya menolak untuk dites tetapi tidak melaporkan adanya gejala Covid-19 selama kurun waktu 14 hari.

Pelanggan salon tersebut kira-kira seimbang dari jenis kelamin dan usia. Mayoritas pelanggan menggunakan masker dengan durasi kedatangan berkisar 15 hingga 45 menit.

Kebanyakan dari klien menggunakan masker bedah dan sekitar lima persen menggunakan masker N95.

3 dari 3 halaman

Para peneliti percaya, meski droplets dari pasien yang positif Covid-19 sangat berbahaya dan mudah menular, tetapi tetesan kecil yang dikeluarkan selama berbicara juga berpotensi menginfeksi.

Dalam laporan CDC dijelaskan bahwa, sangat penting bagi pemerintah untuk tetap memperketat dan menggalakkan kebijakan terkait protokol kesehatan bagi warganya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak dan besarnya gelombang tambahan Covid-19.

(Sah, Worldofbuzz)

 

Beri Komentar