Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bayi Tidur (Foto: Shutterstock)
Dream - Membuat bayi tidur secara teratur dan tidak banyak bangun tengah malam memang membutuhkan proses. Ibu dan ayah tentunya sangat berperan untuk membentuk kebiasaan tidur bayi.
Rupanya kini ada cara mudah, cukup angkat telepon dan rekrut suster khusus untuk melatih bayi tidur teratur. Keluarga kaya di New York, Amerika Serikat, tak mau ambil pusing soal melatih bayi tidur.
Kini ada suster khusus yang bisa direkrut untuk melatih anak-anak mereka untuk tidur dengan baik. Suster tersebut telah dilatih dan memiliki pendidikan medis yang baik. Bukan pengasuh biasa tapi konsultan pengasuhan anak.
"Keluarga kaya yang memiliki pengasuh, koki pribadi, pelayan dan banyak staf, cenderung akan mencari suster khusus saat bayi mereka baru lahir. Gaji suster ini cukup tinggi, apalagi jika yang 'dilatih tidur' adalah bayi kembar," ujar Seth Norman Greenberg, Vice President Pavillion Agency, dikutip dari Cafe Mom.
© Dream
Pavillion Agency merupakan perusahaan penyedia layanan jasa rumah tangga yang cukuk ternama di New York. Menurut Seth, gaji suster tersebut bisa mencapai US $800 per hari atau sekitar Rp11,6 juta.
"Biasanya suster 'pelatih tidur' ini bekerja selama 1 hingga 3 bulan namun ada juga yang sampai 9 bulan. Setelah bayi memiliki pola tidur yang baik, suster dianggap sudah mengerjakan tugasnya dengan sempurna," ungkap Seth.
Para suster ini tentunya harus memiliki sertifikat medis sebagai suster. Mereka juga terlatih menangani masalah kesehatan bayi seperti kolik dan dasar-dasar merawat luka bekas pemotongan ari-ari.
Profesi ini menurut Seth banyak dicari dan gajinya terus meningkat setiap tahun.
Advertisement


Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan


Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
