7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream - Selain opor ayam dan ketupat, kentang balado sering ditemui saat perayaan Lebaran. Sensasi gurih dan pedas yang berpadu di lidah membuat siapa saja ketagihan. Sayangnya, makan terlalu banyak bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Kurangi risikonya dengan menggunakan beberapa tips berikut ini.
Gunakan Minyak Goreng Berkualitas Baik
Kentang merupakan bahan utama dari menu klasik ini. Untuk mempersiapkannya, kentang dikupas, dipotong-potong, lalu digoreng hingga lunak. Pakai minyak goreng yang baru agar hasilnya sedap dan tidak berminyak. Untuk hasil yang terbaik, gunakan Filma Signature yang jernih dan bernutrisi.
Filma Signature merupakan varian baru dari Filma yang memadukan minyak kelapa sawit pilihan yang memiliki betakaroten alami, vitamin D dan vitamin E serta minyak zaitun (extra virgin olive oil) yang memiliki antioksidan polifenol yang baik untuk jantung. Apalagi diperkuat dengan sertifikat halal dan pengakuan dari BPOM membuat Filma Signature jadi pilihan terbaik untuk mengolah makanan jadi lezat dan sehat.
Ganti Jeroan
Jeroan biasanya dimasukkan dalam pembuatan kentang balado untuk membuat citarasanya semakin istimewa. Sayangnya, hal ini dapat meningkatkan kadar lemak jenuh dan kolesterol darah.
Lebih baik ganti dengan dada ayam yang rendah lemak. Bisa digoreng atau direbus, kemudian disuwir-suwir untuk ditambahkan ke dalam sajian lezat ini. Selain dengan ayam, bisa juga mengganti jerohan dengan udang atau telur puyuh yang membuat masakan kian gurih.
Kurangi Penggunaan Santan
Santan memang sering hadir sebagai bahan masakan khas Idul Fitri. Kurangi konsumsinya untuk menekan kadar kolesterol dalam tubuh. Jika memungkinkan, minimalkan penggunaan santan saat membuat kentang balado. Tapi bisa juga menggantinya dengan susu rendah lemak untuk memberikan rasa gurih dan creamy yang mirip dengan santan.
Kurangi Porsi Nasi
Kentang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang baik, sehingga sering digunakan untuk pengganti nasi. Agar jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan, kurangi porsi nasi dan ganti sebagian besar dengan kentang balado yang punya rasa lezat. Sensasi pedas di dalamnya juga dapat meningkatkan metabolisme, sehingga dapat memicu terbentuknya energi.
Seimbangkan dengan Asupan Sayur dan Buah
Kadar serat yang cukup tinggi tidak hanya membuatmu cepat kenyang sehingga dapat membatasi konsumsi makanan berat, tapi juga mengurangi pembentukan kolsterol. Walau kentang memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada nasi, tambahkan menu berbahan sayuran atau konsumsi buah-buahan sebagai menu penutup.
Kentang balado merupakan salah satu makanan khas Lebaran yang dapat dikonsumsi dengan memperhatikan kiat-kiat ini, tanpa harus membuat kadar kolesterol meningkat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?