Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Shutterstock.com
Dream - Sabtu, 20 Agustus 2022, Sharp bersama komunitas Sharp SCC dan Diadona menghadiri acara Kriya Perempuan Indonesia, di Pos Bloc Jakarta.
Kegiatan dimulai dengan demo cooking bersama Chef Ben Imantaka. Tiga menu yang dibuat yaitu Nasi Kuning, Fruit Bread Pudding, dan Beef Gyudon.

Memulai cooking demo, Chef Ben mulai mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat Nasi Kuning.
Nasi kuning yang dibuatnya berbeda dengan biasanya karena ini adalah nasi kuning khas Banjarmasin. Pembuatannya pun cukup mudah, hanya menggunakan satu alat yaitu Digital Rice Cooker KS-TH18.
Sharp Digital Rice Cooker KS-TH18 ini memiliki fungsi 7 in 1 yaitu memasak, menghangatkan, mengukus, membuat bubur, sup, kue dan merebus telur.

Sembari menunggu nasi kuning matang, Chef Ben membuat menu ke dua, yaitu Fruit Bread Pudding. Menu kali ini dikolaborasikan dengan croissant buatan Baker Danu yang juga hadir pada talkshow itu.
Untuk menu ke dua ini, Chef Ben menggunakan Sharp Microwave Oven R88D0. Microwave oven ini bisa dibuat untuk memanggang daging, kue, hingga memanaskan makanan.

Menu ke tiga, Chef Ben Imantaka membuat Beef Gyudon. Beef gyudon ini dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti daging, bawang bombai, kecap asin, saus teriyaki dan beberapa bumbu pelengkap lainnya.
Sama dengan menu kedua, sajian beef gyudon ini dibuat menggunakan satu alat saja yaitu Sharp Microwave Oven R88D0.
Setelah sajian jadi, para penonton diajak untuk mencoba ketiga sajian buatan chef Ben.
Setelah cooking demo, acara ini dilanjutkan dengan talkshow bersama, Danu Catur Saputra. Ia adalah seorang Baker dengan spesialisasi di Pastry & Viennoiserie (Croissant & Danish). Memiliki pengalaman selama 7 tahun bekerja sebagai cake decorator di Colette & Lola, dan selama 1 tahun di Dharmawangsa Hotel & L'amandine Patisserie sebagai senior commis.

Setelah terkena lay off karena pandemi, di tahun 2020 baker Danu merintis usaha di bidang roti khususnya cinnamon rolls. Semua dibangun dengan bermodalkan uang tabungan yang tersisa 5 juta dan dukungan dari istri dan keluarga.
Selama 2 tahun, bersama Dan's Bakehouse, Baker Danu melakukan develop technique & juga resep hingga sekarang bisa membuat Croissant & Danish lezat.
Dan's Bakehouse sendiri adalah singkatan dari " Danu & Anggun's" Bakehouse, usaha roti milik suami istri yang saling bahu membahu mewujudkan mimpi.
Baker Danu sebagai produksi dan Anggun sebagai Marketing. Saat ini Dan's Bakehouse sudah memiliki ratusan pelanggan di Tangerang Selatan & juga sudah supply croissant untuk cafe-cafe.

Lalu acara ditutup dengan lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh 15 peserta. Dan kompetisi ini dimenangkan oleh tim 3 yang setiap anggotanya dihadiahkan hand mixer.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang