Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
�© MEN
Dream – Bagi ibu yang tengah mengandung, proses persalinan tentunya harus dihadapi apapun caranya. Baik itu persalinas pervaginam (normal) atau melalui operasi caesar.
Rasa sakit memang identik dengan melahirkan, terutama yang melahirkan secara normal. Sebenarnya rasa sakit tersebut tak boleh ditakuti, tapi justru berkah dan tanda positif karena pertanda bayi akan segera lahir ke dunia.
Kontraksi yang menimbulkan rasa sakit inilah yang membantu leher rahim atau serviks melebar. Tidak hanya itu saja, secara perlahan kontraksi akan membantu mendorong bayi jalan lahir.
Bagi yang kondisinya tak memungkinkan dengan alasan kesehatan, operasi caesara adalah jalan keluar yang bisa dilakukan. Rasa sakit yang muncul justru akan lebih hebat setelah persalinan dilakukan, karena ibu merasakan luka operasi.
Tiap persalinan memiliki risiko dan sisi positifnya sendiri. Tak ada salahnya untuk mengetahui secara detail, terutama bagi Sahabat Dream yang kini sedang mengandung buah hati.
© shutterstock.com
Sisi Positif
© shutterstock.com
© shutterstock.com
Keuntungan:
© shutterstock.com
(Sumber: Boldsky)
© Dream
Dream - Kondisi berbaring dengan telentang jadi posisi umum ibu saat melahirkan secara normal. Saat kontraksi muncul, ibu lalu diminta sedikit mengangkat punggung dengan sedikit duduk dan memegang betis.
Hal tersebut menurut banyak praktisi kebidanan bakal mempermudah bayi keluar. Rupanya hal ini tak sepenuhnya tepat. Bahkan menurut Hannah Dahlen, seorang profesor kebidanan, meminta ibu berbaring saat melahirkan sama seperti menyiksanya.
" Wanita dipaksa melahirkan dengan punggung berbaring dan ini seperti siksaan dengan rasa sakit yang tak tertahankan," katanya.
Profesor Dahlen dari Western Sydney University mengatakan secara fisiologis posisi paling alami bagi wanita untuk melahirkan adalah bersandar ke depan atau forward. Yaitu bertumpu pada tangan dan lutut. Namun, lebih dari 90% wanita masih melahirkan dengan berbaring telentang.
Profesor Dahlen dan timnya melakukan penelitian mengamati wanita yang melahirkan di rumah, pusat persalinan dan di rumah sakit. Mereka mempelajari setiap gerakan ibu selama persalinan.
" Sangat jelas bahwa wanita yang melahirkan di rumah atau di pusat-pusat kelahiran bergerak terus-menerus dan akan condong ke depan ketika kontraksi. Secara naluriah akan akan mbersandar pada tangan mereka dan lutut," ungkap Dahlen, dikutip dari KidSpot.
Presiden Royal Australian College of Obstetricians, Profesor Steve Robson, mengamini Profesor Dahlen. Meski ia tak mau menggunakan terminologi 'siksaan'. Menurutnya persalinan dengan posisi berbaring sebaiknya dihindari.
" Bobot bayi di dalam rahim dapat menghalangi suplai darah sehingga ada alasan fisiologis yang baik untuk menghindarinya. Saya pikir ini sepenuhnya tentang apa yang nyaman bagi ibu. Penting membiarkan ibu untuk mendapatkan posisi yang paling nyaman baginya," kata Robson.
Ia pun menyarankan bagi para tim medis, agar membiarkan ibu mencari posisi yang paling nyaman saat bersalin untuknya. Dengan begitu, trauma rasa sakit persalinan bisa diminimalisir.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
