Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kiswah Kabah (Foto: Rumahallah.com)
Dream - Para muslim tentu mengetahui Kiswah. Kiswah adalah kain penutup Kabah berwarna hitam yang dihiasi rajutan benang emas. Potongan kain penutup Kabah ini pula yang dihadiahkan oleh Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud kepada Indonesia saat kunjungannya ke tanah air beberapa waktu silam.
Meski nyaris semua muslim mengetahui tentang Kiswah, tapi mungkin tak semua orang tahu mengenai fakta dan kisah-kisah menarik di baliknya. Ada cerita menarik apa di balik Kiswah? Berikut ulasannya.
Menurut penuturan seorang pejabat Saudi di harian Al-Wasath, pembuatan Kiswah Kabah membutuhkan sekitar 120 kg kawat emas yang biayanya mencapai 20 juta riyal Saudi atau sekitar Rp 70 miliar. Selain itu, lebih dari 700 kg sutra murni digunakan dalam pembuatan kain penutup Kabah ini.
Kiswah sendiri diproduksi sejak tahun 1931 di sebuah pabrik dan dilakukan dengan cara modern, menggunakan mesin tenun modern dengan memperkerjakan sekitar 240 perajin, di area pabrik seluas 10 hektar.

Dalam pabrik itulah, Kiswah dibuat secara massal. Meliputi semua tahapan produksi, mulai dari perencanaan, pembuatan gambar prototipe kaligrafi, pencucian berkilo-kilo emas murni dan perak, hingga pemintalan kaligrafi dan penjahitan.
Rasulullah SAW pada awal masa dakwahnya di Mekah tidak terlibat dalam pemberian kain penutup Kabah. Karena orang-orang kafir Mekah kala itu tidak pernah mengizinkan Beliau. Rasulullah SAW baru terlibat secara langsung dalam pemasangan Kiswah pada Kabah sewaktu Kota Mekah sudah ditaklukkan.
Pada masa Beliau, Kiswah Kabah tidak diganti setiap tahun seperti sekarang. Konon kain penutup Kabah tidak diganti sampai kemudian terbakar. Ada seorang perempuan yang membakar wewangian di sekitar Kabah dan tanpa sengaja membakar Kiswah Kabah.
Setelah kejadian itu, Rasulullah SAW memberikan kain penutup Kabah yang didatangkan dari tanah Yaman. Hal ini kemudian diikuti oleh para Khulafaurrasyidin yang memberikan kain penutup Kabah dari negara Mesir dan juga Yaman.
Kisah dan fakta menarik lainnya tentang Kiswah Kabah, bisa dilihat di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya