Sabtu, 24 Oktober 2026 Cari

Kontrol Perilaku Buah Hati dengan Papan 'Aturan Keluarga'

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 2 Oktober 2019 14:03
Kontrol Perilaku Buah Hati dengan Papan 'Aturan Keluarga'
Dibuat dengan kesepakatan dan diskusi, jika melanggar selalu ada konsekuensi.

Dream - Mainan yang berserakan di ruang tengah, susu yang tumpah dan membuat lantai menjadi lengket, belum lagi kakak adik yang bertengkar dan saling menendang. Suasana rumah ada kalanya sangat tidak terkendali.

Sebagai orangtua, Sahabat Dream tentu harus segera mengatasi masalah ini. Bukan dengan mengomel dan memarahi anak, tapi ada cara lain yang jauh lebih efektif dan berdampak jangka panjang, yaitu membuat 'aturan rumah' yang disepakati bersama.

Apa itu aturan keluarga?
Aturan keluarga adalah pernyataan atau instruksi tertentu tentang perilaku yang diharapkan dari para anggota keluarga terutama anak-anak. Aturan keluarga dapat spesifik untuk suatu situasi, seperti aturan makan dan keselamatan, dan aturan dasar tertentu seperti 'tidak boleh berlari, memukul atau merusak barang-barang di rumah'.

1 dari 4 halaman

Melatih anak mengontrol perilakunya

Melatih anak mengontrol perilakunya © Dream

Seringkali kita mendengar orang berkata, "dia berasal dari keluarga yang baik". Jadi, apa yang membuat 'keluarga baik'? Memiliki peraturan adalah salah satu dasar untuk keluarga yang baik.

"Anak-anak yang tinggal di rumah dengan seperangkat aturan, kemungkinan besar akan terbiasa mengontrol dirinya. Bagaimana bersikap, tahu segala sesuatu akan ada konsekuensinya, memiliki pemikiran panjang dan berusaha menaati aturan demi semua orang," kata Kalpana, seorang psikolog keluarga, seperti dikutip dari MomJunction.

Ketika semua anggota mengikuti aturan, akan membantu mereka menjalani kehidupan yang harmonis, dan juga setiap individu tahu tentang tanggung jawab mereka terhadap yang lain dalam keluarga.

 

2 dari 4 halaman

Terbiasa dengan kedisiplinan

Terbiasa dengan kedisiplinan © Dream

Aturan keluarga juga akan membuat anak terbiasa dengan ritme hidup yang disiplin. Anak tahu tugas dan kewajibannya. Kapan ia harus bangun pagi, menyiapkan seragamnya sendiri, tugas sekolah, tak perlu lagi 'dicereweti' orangtuanya.

"Aturan membantu anak terbiasa bersikap disiplin membuat rutinitas harian berjalan lebih mulus. Hal ini jadi modal anak saat di sekolah dengan aturan ketat, saat berorganisasi, termasuk di lingkungan kerja yang kemudian hari bakal dimasukinya, sehingga tak lagi kaget," ungkap Kalpana.

Anak-anak pun jadi mengerti mana perilaku mana yang 'baik' dan mana yang 'tidak baik'. Mereka akan lebih peka pada keadaan, dan tahu cara bersikap.

 

3 dari 4 halaman

Diskusi

Diskusi © Dream

Bagaimana cara membuat aturan di rumah efektif? Langkah pertama adalah buka diskusi dengan seluruh anggota keluarga, pada anak yang lebih kecil jelaskan kalau ada hal yang harus diikutinya karena merupakan aturan keluarga.

Dari diskusi, buat kesepakatan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Jelaskan secara detail pada anak mengapa sebuah larangan diterapkan dan bakal ada konsekuensinya.

 

4 dari 4 halaman

Contoh Aturan keluarga

Contoh Aturan keluarga © Dream

Cetak aturan tersebut dan tempel di papan. Hal ini bisa jadi pengingat seluruh anggota keluarga kapan pun. Aturan yang bisa diterapkan antara lain gunakan suara yang lembut saat berbicara, tak boleh berteriak.

Peraturan keluarga

Selalu mengucapkan 'tolong', 'maaf' dan 'terima kasih'. Izin setiap akan keluar rumah, salat di awal waktu, selalu membereskan mainan setelah bermain, harus membersihkan jika mengotori/ menumpahkan sesuatu. Bisa juga aturan lain yang dirasa sangat perlu ditulis.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More