Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
(Foto: Barobo Police Station)
Dream - Sekelompok nelayan menemukan tubuh seorang pria yang telah menjadi mumi di sebuah kapal pesiar yang diduga terombang-ambing di laut selama bertahun-tahun. Saat ditemukan, pria tersebut masih duduk di mejanya.
Nelayan Filipina menemukan 'kapal hantu' di lepas pantai bagian selatan Pulau Mindanao pada hari Kamis pekan lalu.
Ketika membuka pintu kabin, mereka menemukan pria asal Jerman telah menjadi mumi di tempat di mana ia meninggal. Jasad yang terawetkan secara alami itu diidentifikasi sebagai Manfred Fritz Bajorat, 59 tahun.
Manfred terlihat duduk sambil menelungkup di atas tangannya seperti sedang tidur. Sementara radio komunikasi tergeletak tak jauh dari tangannya seolah ia bermaksud untuk membuat panggilan darurat terakhir.
Tidak ada yang tahu berapa lama Manfred terombang-ambing dalam kondisi seperti itu. Namun ada yang bilang terakhir kali melihatnya pada 2009 lalu. Tubuh Manfred bisa awet diduga karena terpengaruh udara asin, cuaca panas dan angin kering.
Inspektur Mark Navales, dari kota Baraboo yang dekat dengan tempat kapal itu ditemukan mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan, tetapi mereka masih tidak tahu mengapa ia meninggal.
" Hal ini masih menjadi misteri bagi kita," katanya.
Di dalam kapal yacht sepanjang sekitar 12 meter itu, yang disebut Sayo, penyidik menemukan sistem GPS, album foto, kaleng makanan dan pakaian yang berserakan.
Rekan Manfred bernama Dieter, yang terakhir kali bertemu pada 2009, mengatakan kepada surat kabar Bild, " Dia adalah seorang pelaut yang sangat berpengalaman. Saya tidak percaya dia akan berlayar menerjang badai. Saya yakin tiang kapalnya pecah setelah Manfred sudah meninggal."
Sementara itu Kedutaan Besar Jerman di Filipina mulai bekerja untuk menghubungi keluarga Manfred.
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa