Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Ilustrasi Reklamasi Pulau Keanekaragaman Hayati Di Malaysia (Foto: BIG/via Lonely Planet)
Dream – Malaysia saat ini sedang mengembangkan tiga pulau buatan di lepas pantai Penang. Proyek ini akan menjadi pusat keanekaragaman hayati namun bisa ditinggali dengan sarana transportasi umum dan fasilitas lainnya.
Setiap pulau dibangun membentuk lilypad. Terdiri dari sejumlah distrik yang masing-masing bisa menampung hingga 18 ribu penduduk.
Di pulau itu tentu saja penduduk bisa menikmati pemandangan pantai, lahan basah di perkotaan, taman-taman yang indah, hutan yang rindang, sanggar budaya, dan pusat teknologi.
Bahkan jika berkunjung ke pulau itu nantinya, kamu bisa berjalan-jalan di tepi pantai sepanjang 25 kilometer sambil menikmati senja di sore hari.
© Ilustrasi (Foto: BIG/via Lonely Planet)
Pulau ini merupakan area car free day, di mana di setiap distrik akan terhubung dengan transportasi umum darat, air, dan udara serta jalur sepeda dan jalur setapak untuk para pejalan kaki.
Pulau-pulau di Malaysia itu akan menggunakan energi terbarukan untuk melayani kebutuhan manusia di sana. Sedangkan bangunan di pulau tersebut akan dibuat dari bambu dan kayu serta bahan daur ulang. Alami sekali bukan?
Jaringan koridor ekologi juga akan dibangun dengan menghubungkan cagar alam di hutan menuju ke pantai pesisir, kawasan permukiman, bisnis, hewan, dan kehidupan air akan disediakan tempat yang aman serta bebas dari campur tangan manusia. Jaringan itu melalui kanopi dan saluran air yang mengalir melalui sekitar pulau.
© Ilustrasi (Foto: BIG/via Lonely Planet)
Proyek reklamasi masih dikembangkan oleh Bjarke Ingels Group (BIG) untuk pemerintah negara bagian Penang yang bekerjasama dengan Ramboll dan arsitek lokal.
Menurut para perancang tata kota pulau tersebut, tujuan pembuatan pulau keanekaragaman hayati adalah untuk menciptakan pembangunan yang inklusif secara sosial dan ekonomi. Sekaligus melindungi keanekaragaman hayati dan habitat alami di kawasan itu.
“ Jika Penang didefinisikan sebagai keanekaragaman budayanya yang kaya dan keanekaragaman hayati yang melimpah, kami hendak membayangkan kepulauan Penang Selatan sebagai sebuah kepulauan di mana keduanya dapat hidup berdampingan dalam ekosistem buatan manusia, memperluas dan saling meningkatkan satu sama lain,” terang Bjarke Ingels.
© Ilustrasi (Foto: BIG/via Lonely Planet)
Namun belum jelas kapan pulau keanekaragaman hayati itu akan mulai beroperasi. Sebab proyek ini adalah bagian dari visi Penang 2030, sebuah inisiatif yang dipimpin pemerintah dengan fokus pada peningkatan kelayakan hidup, ekonomi, dan lingkungan Malaysia melalui proyek dan pembangunan berkelanjutan.
“ Proposal rencana induk kami, Biodiver City, sebagai pendukung Visi Penang 2030 dengan fokus pada layak huni, merangsang pembangunan yang inklusif secara sosial dan ekonomi, serta pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” kata BIG.
Lebih lanjut, BIG menjelaskan bahwa BiodiverCity ini akan menjadi tujuan global baru yang berkelanjutan di mana pertumbuhan budaya, ekologi, dan ekonomi dijamin.
“ Orang dan alam akan hidup berdampingan di tempat paling beragam di pantai selatan Pulau Penang,” tambahnya.
Sumber: Lonely Planet
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?