7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Foto: Freepik.com)
Dream – Vaksin Merah Putih kini sedang memasuki uji pra klinis pada hewan besar. Rencananya vaksin buatan anak bangsa ini nantinya akan masuk program pemerintah.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan vaksin merah Putih tetap masuk dalam program vaksinasi pemerintah.
“ Vaksin Merah putih akan tetap masuk program pemerintah," tutur Prof Wiku dalam agenda keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Vaksin Merah Putih dikembangkan oleh para ahli dan peneliti di Universitas Airlangga Surabaya. Seperti vaksin buat perusahaan luar negeri, vaksin ini juga akan melalui tahapan uji dengan melibatkan sejumlah relawan.
" Vaksin Merah Putih saat ini memasuki uji pra klinis pada hewan besar. Setelah uji pra klinis pada hewan berhasil, maka akan dilanjutkan uji klinis pada relawan," kata Wiku.

Dalam upaya percepatan pengembangan vaksin Merah Putih, beberapa Lembaga riset berkolaborasi untuk mengembangkannya.
Di antaranya adalah Lembaga pemerintah non kementerian, dan perguruan tinggi seperti LBM Eijkman, LIPI, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga dan Universitas Gajah Mada.
Kini masing-masing vaksin tersebut dikembangkan dari platform yang berbeda, seperti protein rekombinen, viral vector termasuk inactivated virus dan genetic menggunakan DNA atau MRNA.
Dalam proses pengembangannya, tidak hanya menggunakan pendekatan secara medis, namun juga melibatkan unsur lain yang lebih kompleks.
Seperti penyelenggaraannya yang dilakukan sesuai prosedur dan cara kerja standar, atau mengacu good manufacturing practice sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepala Badan POM RI Tahun 2021 tentang Penerapan Pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?