Mempelai Pria Tak Datang, Gadis Ini Putuskan Nikahi Manekin

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 4 Oktober 2016 09:29
Mempelai Pria Tak Datang, Gadis Ini Putuskan Nikahi Manekin
Wanita asal Nigeria ini didesak untuk segera menikah dengan kekasihnya yang dikenal lewat internet.

Dream - Publik Nigeria dibuat marah lantaran sebuah foto mempelai wanita bersandingan dengan boneka manekin. Si wanita itu diketahui ternyata menikah dengan manekin tersebut.

Wanita tersebut sebenarnya ingin menikah dengan pria yang dikenalnya lewat internet. Sang pria diketahui tinggal di salah satu negara di Eropa.

Perkenalan mereka berlanjut kepada hubungan asmara. Lantaran sudah cukup lama berhubungan jarak jauh, orangtua wanita tersebut mendesak mereka segera menikah.

Pasangan ini lantas menetapkan tanggal pernikahan. Si wanita rela terbang ke Eropa demi melangsungkan pernikahan.

Tetapi, saat tanggal pernikahan tiba, mempelai pria tak kunjung datang. Hal itu membuat mempelai wanita putus asa.

Akhirnya, wanita itu bersama teman-temannya memutuskan pesta pernikahan harus tetap berjalan agar tidak mengecewakan orangtuanya. Alhasil, mempelai pria itu diganti dengan manekin.

Langkah wanita itu banyak menuai kecaman. Meski begitu, ada sebagian netizen yang bertanya mengapa lebih memilih manekin putih ketimbang hitam.(Sah)

(Sumber: worldwideweirdnews.com)

1 dari 4 halaman

Amuk Ayah Mempelai Wanita, Pesta Nikah Berakhir Tragis

Dream - Sebuah pesta pernikahan di Yaman berakhir tragis. Bermula ketika ayah dari mempelai wanita yang diduga " terganggu mentalnya" melemparkan dua granat.

Menurut seorang pejabat dan kerabat, kejadian memilukan di tengah suasana bahagia itu menewaskan delapan wanita, empat anak dan pelaku sendiri.

Sementara delapan belas orang lain, termasuk wanita dan anak-anak, terluka dalam insiden pada Senin malam di kota Yarim, Provinsi Ibb barat itu.

Seorang kerabat mengatakan, pelaku bernama Hazaa Sharman adalah pensiunan tentara 'yang terganggu jiwanya'.

Senjata api mudah didapatkan di Yaman. Apalagi membawa senjata api sudah menjadi tradisi kuat di negara republik di Semenanjung Arab itu.

Negara miskin telah hancur oleh konflik 18 bulan, antara pemberontak yang didukung Iran dan pasukan pemerintah yang didukung oleh koalisi yang dipimpin Arab Saudi.

Lebih dari 6.600 orang telah tewas sejak koalisi yang dipimpin Arab Saudi melancarkan intervensi. Sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, dan setidaknya tiga juta orang telah mengungsi, menurut PBB. (Ism) 

2 dari 4 halaman

Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria

Dream - Setiap wanita tentu menginginkan momen resepsi pernikahannya berjalan sempurna tanpa kekurangan sedikitpun. Namun takdir tak selalu sejalan dengan keinginan manusia. Seperti kisah menyedihkan yang dialami Gitaditya Witono.

Kisah Gita baru-baru ini menjadi sorotan hingga membuat haru netizen media sosial. Bagaimana tidak, di resepsi pernikahannya yang seharusnya berjalan sempurna sesuai rencana, Gita justru tak didampingi sosok mempelai pria.

© Dream

Ya, saat resepsi digelar pada 15 Mei 2016 lalu di Puri Ardyha Garini-Halim Perdana Kusuma, Gita pun berjalan sendirian ke pelaminan. Ia juga melayani satu per satu tamu yang ingin bersalaman sendirian.

© Dream

Perempuan cantik itu terus duduk sendirian di pelaminan. Bahkan hingga resepsi usai dilangsungkan, sosok mempelai pria tak kunjung terlihat. Netizen pun dibuat penasaran dan bertanya-tanya, kemana sosok suami Gita? Apakah Gita ditinggalkan oleh suaminya saat menjelang resepsi pernikahan?

© Dream

Jangan dulu berprasangka buruk. Ternyata suami Gita, Antonius Wisudarmoko tengah terbaring lemah di Rumah Sakit MMC Jakarta lantaran terserang demam berdarah, tepat sehari sebelum resepsi digelar.

© Dream

Karena undangan sudah tersebar dan seluruh persiapan sudah berjalan seratus persen, mau tak mau Gita harus menahan sedih dan menguatkan hati menghadiri resepsi sendirian tanpa suaminya.

© Dream

Namun, setelah melewati hari sedih itu, akhirnya Gita dan suami bisa kembali bersanding dalam acara resepsi kedua yang dilangsungkan di Tulungagung pada 21 Mei 2016.

© Dream

(Sumber: Kapanlagi.com)

3 dari 4 halaman

Pidato Pilu dari Pria yang Hanya 30 Menit Jadi Suami

Dream - Bagi banyak orang, pernikahan menjadi hari bahagia. Namun tidak untuk pasangan di Malaysia ini. Mereka bercerai hanya setengah jam setelah akad nikah.

Kisah itu berawal dari kurangnya mas kawin. Pengantik lelaki memang sengaja mengurangi uang hantaran sebesar RM 1.000. Dia ingin melihat tipe seperti apa keluarga dan wanita yang dinikahi itu.

Ya benar saja, setelah menerima seserahan, keluarga mempelai wanita ribut, menghujat pengantin lelaki. Menagih kekurangan uang hantaran. Mempelai wanita pun tak kalah galak. Dengan suara tinggi dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya.

Watak asli sang perempuan dan keluarganya tampak sudah. Sang pengantin laki-laki sangat sedih dibuatnya. Dengan mata berkaca-kaca, pengantin lelaki menyambar mikrofon. Dan di depan para undangan dia mulaoi bicara.

“ Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini,” tutur pengantin lelaki, sebagaimana ditulis fotografer yang mengunggah kisah ini ke akun Facebook Boii Amani Hashim.

“ Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” tambah pengantin itu. Tak hanya mengeluarkan kata-kata. Pengantin itu juga mengeluarkan uang kekurangan hantaran itu dari dalam tas.

“ Tak apa-apa lah,” kata dia sambil terus menahan air mata, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Ya, pidato lelaki itu mengakhiri tali pernikahan itu, yang masih berumur setengah jam. Di saat para undangan belum beranjak, mereka menyaksikan akad sekaligus perceraian. (Ism, Sumber: Facebook Boii Amani Hashim)

4 dari 4 halaman

Kisah Pilu Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad

Dream - Menjadi fotografer pernikahan bukan berarti selalu menyaksikan momen bahagia para mempelai dan keluarga. Tapi, ada kalanya juru foto itu menyaksikan. Bahkan, mengabadikan momen-momen sedih yang seharusnya menjadi hari bahagia itu.

Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini. Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim. Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.

Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.

Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.

Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan. “ Duit hantaran kurang seribu,” kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.

Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu. Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.

“ Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,” tanya keluarga pengantin perempuan.

Mendengar cercaan itu, sang pengantin lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum. Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, “ Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.”

“ Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.

“ Tak apa-apa lah,” kata dia, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki. Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan. (Ism) 

Beri Komentar