Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Seteleh diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat 30 Desember 2022, Masjid Al Jabbar di kawasan Gedebage, Bandung langsung menuai perhatian publik.
Bukan karena kehadiran gubernur yang karib disapa Kang Emil itu, namun masjid yang disebut terbesar di Jawa Barat ini jadi topik obrolan di media sosial karena banyak orang yang salah memanfaatkan fasilitasnya.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @kelpshaakeee, terlihat beberapa anak bermain air dan berenang di halaman Masjid Raya Al Jabbar. Tak cuma itu saja, segelintir pengunjung juga tampak cuek membuang sampah sembarangan di sekitar masjid.
Tapi di balik semua itu, Sahabat Dream wajib tahu fakta-fakta di balik kehadiran ikon baru Jawa Barat ini.
Masjid ini merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan memiliki banyak kelebihan dibanding masjid-masjid lainnya, salah satunya didesain ramah untuk para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
" Di antaranya ada akses ramp dan dua lift yang memadai serta ruang wudhu dan toilet khusus difabel," ujar Ridwan Kamil, seusai peresmian Masjid Raya Al Jabbar di Bandung.
Mulai dari pintu masuk, banyak warga yang datang terkesima oleh bentuk dari masjid yang megah.
Akses pengunjung disabilitas
Fasilitas untuk lansia yang dihadirkan masjid ini seperti tersedianya kursi roda membuat warga penyandang disabilitas sangat antusias untuk datang ke Masjid Raya Al Jabbar.
Di sisi kanan dan kiri menuju pintu masjid disiapkan akses ramp bagi warga disabilitas, bahkan ada dua lift yang memadai untuk naik dan turun bagi pengguna kursi roda.
Selain itu, masjid ini bisa menjadi pusat edukasi karena terdapat perpustakaan yang nyaman dengan meja dan kursi tertata rapi, serta rak-rak buku yang dapat kamu nikmati sambil menunggu jam sholat.
Jika kamu ingin ke perpustakaannya, maka harus naik tangga dari kafetaria yang nampak modern dengan interior meja kayu minimalis.
Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja dalam sambutan peresmian mengatakan akan banyak fasilitas pendukung yang menyempurnakan keberadaan Masjid Raya Al Jabbar seperti Museum Sejarah Islam serta taman tematik 25 nabi.
Ia juga berharap setelah semua fasilitas telah lengkap, maka akan semakin menarik dan meningkatkan pengunjung untuk datang ke Masjid Raya Al Jabbar.
Sumber: Liputan6.com
Laporan: Rena Safira
Dream - Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo mengapreasi sikap persatuan dan kesatuan umat Islam di Amerika Serikat. Apresiasi diberikan dalam kunjungan DMI ke Masjid Al-Hikmah Indonesia Muslim Community di Queens, New York, Amerika Serikat pada Rabu, 24 Agustus 2022. .
“ Luar biasa persatuan dan kebersamaan umat Islam yang ada di Amerika Serikat. Terutama untuk menegakkan syiar Islam yg rahmatan lilalamin,” ujar Syafruddin yang juga mantan Wakapolri itu.
Bercanda Bawa Bom, Wanita Asal Indonesia Ditangkap Petugas Bandara Malaysia
Dalam pertemuan tersebut, Syafruddin menitipkan pesan “ Peace Message from the Indonesian Mosques to the World” kepada pengurus masjid Al-Hikmah yang sudah berdiri sejak 1995 itu.
Berada di negara minoritas muslim, Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia 2018-2019 menekankan pentingnya persatuan dan solidaritas antarumat beragama.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DMI disambut Imam Masjid Muhammad Syamsi Ali dan para jemaah serta ibu-ibu majelis taklim. Tak hanya silaturahmi, rombongan juga sempat merasakan pengalaman menunanikan sholat di masjid bersejarah tersebut.
Syamsi adalah putra Indonesia yang sempat didapuk menjadi Imam di Islamic Cultural Center (Masjid Raya) New York, Amerika Serikat pada 2001 hingga 2011.
Menag Turunkan Tim Selidiki Dugaan Aliran Sesat Bab Kesucian di Gowa Sulsel

© © Istimewa
Syamsi Ali mengungkap, di negeri Paman Sam itu dia menemukan jalan sebagai pemimpin yang mengajarkan nilai toleransi. Dia juga aktif dalam kegiatan dakwah Islam dan komunikasi antar agama di Amerika Serikat, terutama pantai timur.
Jemaah masjid Al-Hikmah datang dari berbagai negara. seperti Komunitas Muslim Asia dan Timur Tengah yang bermukim di New York dan Queens yang sering berkunjung.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
