Ilustrasi Sikat Gigi (shutterstock.com)
Dream - Saat kantuk menyerang, rasanya sangat malas untuk menyikat gigi di malam hari. Padahal, ada alasan di balik menyikat gigi dua kali sehari.
Rongga mulut merupakan habitat alami bagi bakteri. Kadar Ph (keasaman,red) yang tinggi membuat bakteri bisa berkembang biak dalam jumlah banyak.
" Di dalam mulut ada kuman mikroflora. Mereka hidup berkoloni dan bersifat destruktif bagi tubuh jika sudah mengalami maturasi (pematangan) selama 10-12 jam. Itu mengapa kita perlu sikat gigi 2 kali sehari," ujar Yudha Rismanto, Dokter Gigi Spesialis Periodonsia di Jakarta, Rabu kemarin.
Jika mencapai jumlah yang sangat banyak, bakteri akan berubah menjadi aktif. Bakteri yang semula tidur akan mulai menggerogoti daerah rongga mulut.
Bakteri pada gigi dapat menimbulkan lubang, sementara bakteri pada gusi akan memicu timbulnya radang gusi. Tak hanya itu, masih ada bahaya lain.
© Dream
" Jika dibiarkan, plak biofilm dapat menimbulkan komplikasi seperti kelainan pada organ vital jantung, ginjal, hati maupun paru-paru. Masalah paling sederhananya adalah bau mulut," kata Yudha.

Perlu diperhatikan bahwa menyikat gigi hanya mampu membasmi plak sebanyak 53 persen. Pakailah obat kumur guna menjangkau seluruh rongga mulut.
" Kuman tidak bisa dihilangkan, namun bisa dinonaktifkan. Pakai kombinasi sikat gigi, dental floss dan obat kumur agar kuman tidak aktif," imbuhnya.(Sah)
Advertisement

Cabe Jawa yang Terlupakan, dan dari Mana Sebenarnya Asal Cabai yang Kita Kenal Sekarang


Sejarah Kecap Manis dan Mengapa Ia Begitu Dicintai di Indonesia

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI

Tak Pernah Rendah Diri, Sejak Lahir Bayi Jerapah Sudah Lebih Tinggi dari Kebanyakan Pria Dewasa

Menguasai Lebih dari Satu Bahasa Terbukti Bisa Membuat Otak Tetap 'Muda'

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI