Cumbre Vieja (Shutterstock)
Dream - Kekhawatiran melanda para ilmuwan geologi menyusul aktivitas gunung berapi di Pulau La Palma, Kepulauan Canary.
Di pulau yang menjadi bagian dari Spanyol tersebut berdiri sebuah gunung berapi aktif bernama Cumbre Vieja, yang jika meletus bisa mengirimkan mega tsunami setinggi 100 meter.
Saat meletus, Cumbre Vieja akan mengirimkan miliaran batu ke Samudera Atlantik hingga menimbulkan tsunami yang maha dahsyat itu.
Terletak di pulau 80 mil dari Tenerife, pulau terbesar di Canary Islands, para ahli telah lama mengkhawatirkan letusan berikutnya dari Cumbre Vieja bisa menyebabkan gunung berapi itu runtuh.
Runtuhnya gunung berapi itu akan mengirimkan miliaran ton batuan ke laut di bawahnya. Bahkan mampu menciptakan tsunami setinggi 100 meter dengan kecepatan daya terjang setara pesawat jet, kira-kira 800 kilometer per jam.
Pada saat gunung itu runtuh, gelombang tsunami yang ditimbulkannya akan mencapai pantai timur Amerika dan bagian selatan Inggris. Tidak itu saja, pantai Amerika Selatan, Afrika Barat dan Eropa Barat juga akan mengalami nasib yang sama.
Gunung setinggi 2.000 meter itu terakhir kali meletus tahun 1949, dan hingga saat ini menunggu untuk meletus lagi kapan saja.
Profesor McGuire dari Benfield Grieg Hazard Research Centre mengatakan kepada BBC, " Akhirnya, seluruh gunung akan runtuh ke dalam laut, dan runtuhan itu akan menghancurkan margin Samudera Atlantik.

" Kita perlu berada di luar sana sekarang untuk melihat kapan kemungkinan letusan akan terjadi. Jika tidak, maka tidak akan ada waktu untuk mengevakuasi kota-kota besar yang dilalui tsunaminya."
Para ahli tidak bisa mengatakan dengan pasti kapan letusan berikutnya akan terjadi. Tapi banyak yang setuju bahwa letusan itu hampir pasti terjadi dalam beberapa ribu tahun ke depan.
Kekhawatiran tentang aktivitas vulkanik Kepulauan Canary dimulai ketika selama akhir pekan terakhir muncul gempa mini yang berpusat bawah Gunung Teide yang berada di Pulau Tenerife.

Aktivitas Gunung Teide yang merupakan gunung tertinggi ketiga di dunia itu memicu 500 gempa mini selama empat jam dalam beberapa pekan terakhir.
(Sumber: thesun.co.uk)
Advertisement
5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability

Menunggu Nasi Goreng Megawati, Pertemuan Prabowo Belum Usai

IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset