Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Minum Susu/ Foto: Shutterstock
Dream - Meminum susu menjadi pelengkap untuk memenuhi gizi harian. Di pasaran beredar susu bubuk dan cair. Sebenarnya yang mana pilihan susu terbaik?
Menanggapi perbedaan ini, dr. Christopher Andrian, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Siloam TB Simatupang memberikan penjelasan.

“ Fresh milk pasteurisasi merupakan pilihan susu cair yang terbaik karena proses pengolahannya tidak menghilangkan atau merusak berbagai vitamin atau mineral, macro nutrient serta nutrisi bioactive alami yang terkandung dalam protein susu,” ujar dr. Christopher Andrian pada acara Ngopi Susu: Yuk #StartFresh dengan Greenfields Fresh Milk Pasteurisasi dari Peternakan Terbesar di Indonesia!, Jumat 7 Juli 2023.
Komponen nutrisi bioactive yang terkandung dalam susu alami bisa rusak atau hilang karena pemanasan suhu tinggi pada waktu yang lama.

“ Padahal, nutrisi bioactive tersebut yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan metabolisme seseorang, di antaranya untuk memperbaiki jaringan tubuh, anti inflamasi, anti oksidan, hingga anti kanker,” kata dr. Christopher yang akrab disapa dr. Christ.
Dengan segala manfaat bioactive pada susu yang tidak dipanaskan yakni susu fresh milk dr. Christopher menyarankan untuk mengonsumsi fresh milk pasteurisasi secara rutin. Setidaknya dua kali sehari.
“ Jangan lupa juga pastikan pilihan kita hanya mengandung 100% susu sapi segar yang bersumber dari sapi-sapi yang well-maintained dan well-monitored karena kualitas susu sapi konsepnya kurang lebih sama seperti air susu ibu (ASI), sangat ditentukan dari kesehatan sapi, pakan, bahkan sampai rasa nyaman dari sapi itu sendiri,” ujar dr. Christ.
Dream - Anda merupakan penikmat susu sapi dan segala produk turunannya? Selama ini mungkin Anda tinggal beli di minimarket. Tapi tahukah Anda di balik kenikmatan susu yang selama ini Anda konsumsi ada rantai produksi yang panjang.
Mari kita lihat proses pengolahan susu di pabrik Greenfields yang berada di Malang, Jawa Timur. Dari pabrik inilah beragam produk olahan susu yang Anda nikmati diolah. Saban hari, pabrik ini menerima 230 ton susu per hari.
Susu dari para peternak tersebut disimpan di tempat penyimpanan yang bernama cylo. Di sinilah ada proses standardisasi lemak yang diinginkan. “ Di sana ada proses standardisasi fat-nya,” kata Head of Dairy Manufacturing Greenfields Indonesia, Darmato Setyawan.

Kemudian, susu ini dipilah-pilah berdasarkan jenis produk yang akan dibuat. Kalau UHT, susu akan melalui proses sterilisasi dengan UHT. Kalau susu pasteurisasi, nantinya akan melalui proses pasteurisasi.

Kemudian, susu ini akan ditampung ke aseptic tank dan masuk ke mesin filling yang dipisah antara filling mesin pasteurisasi dan UHT.

Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
