Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Bayi Belajar Makan (Foto: Shutterstock)
Dream - Memasuki usia 6 bulan, para bayi membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi. Air susu ibu (ASI) tak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Organ pencernaannya pun sudah semakin matang dan siap menerima makanan lain.
Untuk makanan pendamping ASI (MPASI) pertama, banyak sekali pilihannya. Mulai dari buah, tepung beras, dan bubur. Namun untuk mengenalkannya selama satu minggu pertama, bisa diberikan bubur nasi atau tepung beras.
" MPASI terbaik pada umumnya bubur dan tepung beras. Di awal MPASI, ibu bisa berikan bubur dan tepung beras 1 kali sehari," kata dokter spesialis anak konsultan, Ariani Dewi Widodo beberapa waktu lalu di Jakarta.
Pemberian bubur dan tepung beras tahap pertama dalam tekstur encer. Hindari pemberian MPASI pertama yang langsung bertekstur kental. Menu MPASI yang diberikan kian meningkat, baik dari tekstur dan jumlah porsi makan. Dalam beberapa minggu, bayi bisa diberi makan dua kali sehari dan encer.
" Lama-lama (bubur instan dan tepung beras) kental. Ini biar usus bayi beradaptasi dengan tekstur makanan," Ariani menambahkan.
Makanan mengandung protein hewani, vitamin, dan mineral yang juga harus diberikan. Menu MPASI pun sebaiknya kaya zat besi, zinc, dan vitamin A. Sumber zat besi yang utama adalah daging merah dan sayuran.
Setelah hanya satu jenis bahan makanan, kemudian dikenalkan dengan dua jenis makanan yang diolah menjadi satu. Seperti bubur nasi dengan ikan atau tahu. Jangan lupa, tambahkan sayuran. Bisa juga memberikan sayuran kukus sebagai camilan di antara jam makan.
Sumber: Fitri Haryanti Harsono/ Liputan6.com