Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
(Foto: NextShark)
Dream - Pernah dengar dimsum? Ini adalah kudapan asal China yang memiliki ratusan jenis dan rasa. Dimsum sekarang telah banyak ditemui di berbagai belahan dunia. Mulai dari restoran dan cafe kekinian, sampai gerai kaki lima pinggir jalan telah banyak yang menjual dimsum.
Makan dim sum adalah pengalaman personal sekaligus komunal. Menurut tradisi, dimsum disantap secara beramai-ramai bersama keluarga atau teman. Konon, semakin banyak anggota keluarga atau teman yang ikut makan, semakin nikmat rasa dimsum.
Tapi kamu sudah tahu belum apa saja tata cara menyantap dimsum di restoran? Ternyata, saat menyantap dimsum di restoran, ada beberapa hal yang harus diketahui pengunjung.
Selain tata cara makan dimsum, ada kode-kode khusus yang harus kamu mengerti saat makan dimsum di restoran.
Jika kamu kehabisan teh, tidak usah teriak-teriak memanggil pelayan restoran untuk mengambilkan yang baru. Kamu cukup buka tutup teko dan meletakkannya di atas meja, maka pelayan akan tahu kalau kamu mau minta tambah teh.
Yang menarik adalah aksi pelayan setelah menuangkan teh ke tekomu. Dia akan mengetuk meja dengan dua jarinya setiap kali menuangkan teh ke dalam teko pengunjung restoran yang kosong.
Mungkin kamu akan bertanya-tanya, kenapa setiap kali mengisi teh ke dalam teko pengunjung, pelayan akan mengetuk meja dengan dua jarinya? Tenang, ini bukan kode si pelayan restoran dimsum untuk meminta uang tips.
Ketukan jari di meja ini adalah bentuk rasa terima kasih pelayan karena kamu bersedia datang dan menikmati dimsum di restoran tersebut.
Sebenarnya ada sejarah yang melatarbelakangi para pelayan restoran dimsum selalu mengetuk meja dengan dua jari setelah menuangkan teh ke dalam teko pengunjung.
© (Foto: NextShark)
Dream - Menurut legenda, ada seorang kaisar bernama Kaisar Qian Long yang ingin melakukan blusukan dengan menyamar jadi rakyat jelata. Dia ingin melihat dan merasakan kehidupan sehari-hari rakyatnya tanpa semua tahu bahwa dia adalah seorang kaisar.
Setelah memakai pakaian biasa, dia meminta para pelayan untuk menemaninya jalan-jalan.
Tentu saja, permintaan tak terduga ini mengejutkan para pelayan. Dengan perasaan khawatir tentang keamanan sang kaisar, mereka pun ikut menyamar.
Akhirnya, mereka sampai di sebuah restoran dan rombongan kaisar itu disuguhkan teh. Sang kaisar, yang benar-benar ingin merasakan kehidupan rakyatnya, mengambil teh itu dan menuangkannya untuk para pelayannya.
Aksi luar biasa ini benar-benar mengejutkan para pelayan. Dalam keadaan normal, mereka harus menunjukkan rasa terima kasih mereka dengan membungkuk atau sikap lainnya yang pantas untuk seorang kaisar.
Tetapi jika hal itu dilakukan akan membongkar identitas sang kaisar, dan semua orang akan tahu bahwa pemimpin mereka duduk di antara mereka.
Jadi para pelayan punya cara sederhana untuk berterima kasih kepada kaisar dengan mengetuk dua jari di meja setelah teh dituangkan.
Dengan cara itu, para pelayan bisa mengucapkan terima kasih kepada Kaisar Long tanpa menimbulkan kecurigaan, dan rombongan itu bisa melanjutkan perjalanan mereka tanpa mengungkapkan identitas sesungguhnya.
Tradisi tersebut ternyata bertahan ribuan tahun hingga akhirnya menjadi kode khusus di restoran-restoran dimsum yang masih menjaga adat tradisional China.
(Sah, Sumber: NextShark)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya