Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Museum London (Foto: Will Jones/Lonely Planet)
Dream – Museum London tengah meluncurkan proyek terbaru yang dikenal sebagai ‘Guardians of Sleep’ Proyek ini melibatkan kumpulan mimpi warga London selama pandemi virus covid-19.
Menurut survei yang dilakukan oleh King’s College London dan Ipsos MORI pada Juni 2020, kecemasan, stres, dan kekhawatiran akibat krisis global dapat mempengaruhi kualitas tidur dan pikiran.
Museum London, bekerja sama dengan Museum of Dreams yang berbasis di Western University di Kanada, meluncurkan proyek berbasis penelitian yang berupaya mengumpulkan mimpi warga London dengan merekam kesaksian mimpi selama pandemi.
Proyek Guardians of Sleep akan menjadi yang pertama sebagai pertemuan mentah dan kesaksian pribadi yang dikumpulkan oleh museum. Tim dalam proyek ini bertujuan untuk mengumpulkan mimpi dalam bentuk sejarah lisan.
© Ilustrasi (Foto: Freepik)
Selain itu, mereka juga mengeksplorasi wawasan apa yang dapat ditawarkan mimpi ke dalam kesehatan mental dan cara mengatasi tekanan eksternal terutama saat mengalami krisis.
“ Mengumpulkan mimpi warga London dengan kata-katanya sendiri memungkinkan kami mendokumentasikan pengalaman mereka selama pandemi namun juga membantu memperluan definisi ‘objek museum’ dengan menambahkan mimpi sebagai bagian dari pertemuan mentah dan kesaksian pribadi ke dalam koleksi museum,” ungkap Foteini Aravani, kurator digital di Museum London.
“ Sebagai bagian dari collecting covid-19, kami mengumpulkan mimpi sebagai sejarah lisan dengan tujuan untuk memberikan narasi yang lebih emosional bagi generasi mendatang,” tambahnya lagi.
(Beq, Sumber: lonelyplanet.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan