Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Bayi Prancis
Dream - Memberi nama untuk buah hati merupakan tantangan tersendiri bagi orangtua. Inspirasi untuk memberi nama juga bisa datang dari mana saja. Termasuk dari hal-hal yang mungkin tak pernah diperkirakan sebelumnya.
Hingga muncul ide untuk memberi nama yang unik. Seperti beberapa waku lalu seorang bayi diberi nama " Pajero Sport" , yang merupakan jenis mobil. Ada juga yang bernama N, anak ini
merupakan seorang siswa di Bantul Yogyakarta.
Ternyata ide 'nyeleneh' orangtua menamai anak bukan hanya terjadi di Indonesia. Di negara Prancis juga demikian, hingga pengadilan harus turun tangan dan menempuh jalan hukum agar para orangtua tak memberi nama yang 'tak biasa' untuk anak-anaknya.
Ada beberapa nama anak yang ditolak pengadilan Prancis untuk diproses secara legal. Apa saja nama tersebut?
Nutella
Pada 2015 lalu ada pasangan suami istri yang ingin memberikan nama Nutella untuk putrinya. Namun pengadilan di kota Valenciennes memutuskan kalau hal itu tak bisa dilakukan karena
merupakan nama dagang.
Proses peradilan pun dilangsungkan tapi sang orangtua tak datang. Pengadilan memutuskan untuk memberi nama Ella pada bayi tersebut untuk dicatatkan secara resmi dan sah secara hukum.
© Dream
Kasus yang sama pernah terjadi 2012 di Prancis. Seorang bayi lelaki diberi nama MJ, yang merujuk pada penyanyi favorit orangtuanya, Michael Jackson.
Tapi nama tersebut tak bisa diproses hukum. Pengadilan menolak permohonan orangtua dan menyarankan menggunakan nama " Emjy" . Orangtua sang bocah menolak dan akhirnya memberi nama " Jean" .
© Dream
Pasangan suami istri di wilayah Perpignan, Prancis, sangat bahagia dengan kelahiran putranya. Mereka ingin memberinya nama Prince William.
Namun pengadilan setempat tak menyetujui karena menganggap nama tersebut akan mendatangkan masalah pada sang anak seumur hidupnya.
© Dream
Pada 2015, pasangan dari kota Raismes mendapat respons negatif saat ingin menamai putrinya, Fraise. Dalam bahasa Prancis, Fraise artinya buah stroberi.
Si orangtua memilih nama tersebut karena unik dan original. Tapi pengadilan tak memperbolehkan karena akan memicu ejekan untuk anak di kemudian hari.
© Dream
Pengadian Montpellier pada 2006 juga menolak permohonan orangtua yang ingin memberi nama anaknya Joyeux, yang berarti bahagia dalam bahasa Prancis. Alasannya juga sama, karena bisa menimbulkan masalah dan ejekan untuk sang anak di masa mendatang.
Sumber: Huffingtonpost
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

