Penelitian Membuktikan Berolahraga di Malam Hari Bisa Mengontrol Kadar Gula Darah

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 21 November 2022 09:43
Penelitian Membuktikan Berolahraga di Malam Hari Bisa Mengontrol Kadar Gula Darah
Tapi, pernyataan tersebut belum tentu berlaku bagi setiap orang.

Dream - Selain meningkatkan daya tahan tubuh, berolahraga secara rutin juga dapat menjaga resistensi insulin. Dilansir Health.com, hal tersebut dapat terjadi jika kamu berolahraga di sore atau malam hari.

Pasalnya, sore dan malam hari merupakan waktu yang tepat untuk mengontrol gula darah. Berdasarkan studi terbaru di jurnal Diabetologia, penelitian yang dilakukan di Belanda dengan peserta berusia 45-65 menunjukkan bahwa olahraga pada sore atau malam hari dapat membantu menurunkan resistensi insulin dan mengontrol gula darah.

Orang yang melakukan banyak aktivitas pada sore dan malam hari terbukti dapat menurunkan resistensi insulin sebanyak 18% serta 25%. Sementara olahraga di pagi hari tidak memiliki efek apapun pada resistensi insulin.

Bahkan, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa olahraga sore dan malam hari bermanfaat untuk orang-orang yang menderita diabetes tipe 2.

1 dari 5 halaman

Pentingnya Menjaga Kadar Insulin Tetap Rendah

Mengukur Kadar Insulin© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Insulin berfungsi untuk membantu glukosa atau gula darah memasuki sel-sel tubuh. Sehingga, gula darah dapat digunakan sebagai energi.

Ketika sel-sel tersebut tidak merespons insulin dengan baik dan tidak dapat menyerap glukosa, terjadilah resistensi. Jika kondisi ini dibiarkan, kamu bisa berisiko berada pada skala prediabetes atau diabetes tipe 2. Hal ini dapat dibantu oleh olahraga fisik yang dapat membantu mengurangi resistensi insulin.

2 dari 5 halaman

Tidak Cukup Bukti untuk Merekomendasikan Waktu Olahraga Khusus

Meskipun hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang resisten terhadap insulin dapat memperoleh manfaat dari olahraga sore atau malam hari, tapi peneliti masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Mereka belum sepenuhnya yakin hasilnya dapat digeneralisasikan pada kelompok usia dan negara lain. Namun bagi mereka yang mempunyai kriteria mirip dengan peserta penelitian, sangat memungkinkan bahwa olahraga di sore dan malam hari bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah.

Penting untuk diingat bahwa olahraga tetap bermanfaat meski dilakukan di pagi hari. Mungkin, sebagian orang mendapat manfaat dari olahraga di malam hari. Tapi, sulit untuk dipastikan apakah berlaku bagi semua orang. Jadi, utamakan kebiasaan berolahraga meski waktunya tidak menentu.

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita

3 dari 5 halaman

Pilih Jenis Olahraga yang Tepat untuk Penderita Obesitas untuk Mencegah Cedera

Dream - Orang yang awam seputar olahraga cenderung akan memilih gerakan apapun untuk berusaha menurunkan berat badan. Mulai dari berlari, bersepeda, High Intensity Interval Cardio (HIIT), hingga weight training.

Padahal, jenis olahraga yang dilakukan sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Tidak hanya mempengaruhi berat badan, salah pilih jenis olahraga juga bisa membuatmu cedera. Terutama, jika mengalami obesitas.

Berikut jenis olahraga yang harus dihindari bagi penderita obesitas berdasarkan saran dari Diet Coach, Dien Limano.

4 dari 5 halaman

Jika baru ingin memulai berolahraga, jangan lakukan gerakan yang memerlukan tubuhmu untuk sering loncat atau berlari. Kedua jenis gerakan tersebut memiliki dampak besar pada tubuh.

Berlari© Shutterstock

Foto: Shutterstock

" Biasanya, sendi-sendi kalian, lutut, ankle (mata kaki), itu akan membuat sedikit masalah. Karena kenapa? Berat badan kalian sangat tinggi dan kalian belum melatih otot kalian selama ini," tuturnya dalam unggahan Instagram.

Selain berlari, gerakan seperti jumping jacks, butt kicks, dan mountain climbers yang kerap dilakukan saat HIIT atau 7-minute workout juga bisa berbahaya bagi penderita obesitas.

5 dari 5 halaman

Ia menyarankan untuk melakukan gerakan yang lebih sederhana seperti jalan kaki. Gerakan dengan tempo yang pelan juga bisa dilakukan dan aman untuk tubuh.

Kamu bisa melakukan beberapa gerakan, seperti high knees, toe touches, dan straight punches dengan tempo lambat jika ingin berolahraga lebih aman.

" Hal-hal tersebut akan mempersiapkan badan kamu untuk mempunyai fondasi yang tepat sebelum suatu hari nanti mungkin kamu ingin mengarah ke olahraga yang lebih high impact tadi" .

Beri Komentar