Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Http://www.boredpanda.com/)
Dream - Hukumnya ilegal jika menyimpan hewan liar jenis apapun sebagai hewan peliharaan di Brasil. Namun hukum seolah tak berkutik pada kisah pertemanan manusia dan hewan yang satu ini.
Seekor penguin, yang dijuluki Dindim, datang menyeberangi lautan untuk menjumpai sahabat lamanya, yang dulu pernah menyelamatkannya di Pantai Brasil pada tahun 2011.
Adalah Joao Pereira de Souza, 71 tahun, seorang mantan tukang batu yang kini bekerja sebagai nelayan paruh waktu. Dahulu, Joao pernah menyelamatkan seekor penguin berjenis South American Magellanic yang terkena pencemaran minyak hingga nyaris mati.
Joao pun merawat penguin tersebut selama 11 bulan hingga hewan itu kembali sehat. Ia pun melepaskan penguin yang diberi nama Dindim itu kembali ke pantai.
Namun, yang terjadi si penguin justru tak ingin meninggalkan Joao. Dan yang mengejutkan, Dindim selalu kembali setiap tahun ke pantai yang sama untuk menemui Joao.
" Saya suka penguin itu. Sudah seperti anak saya sendiri dan saya percaya dia juga mencintai saya," kata Joao kepada Globo TV. " Tidak ada orang lain yang berani menyentuhnya. Dia mematuk mereka jika mereka lakukan. Dia suka berbaring di pangkuanku, suka dimandikan, dan paling senang jika saya menjemputnya untuk memberi makan sarden."
" Semua orang mengatakan ia tidak akan kembali, tetapi ia telah datang kembali untuk mengunjungi saya selama empat tahun terakhir."
Dindim terus datang kembali setiap tahun, berenang 8.000 km untuk menjumpai penyelamatnya.
" Saya sangat suka terlebih ketika melihat dia mengibaskan ekornya seperti anjing, sebagai tanda dia gembira," tutup Joao.
(Sumber: boredpanda.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya