Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bayi Baru Lahir
Dream - Masih banyak anak-anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi. Hal tersebut membuat pertumbuhannya jadi tidak optimal. Data dari Kementerian Kesehatan, pada 2016 lalu, sekitar 37 % balita Indonesia mengalami gizi buruk yang berdampak pada stunting (tubuh tumbuh lebih pendek dari seharusnya) serta penurunan kemampuan kognitif.
Hal tersebut membuat para balita sangat mudah mengalami penyakit tidak menular (PTM). Faktanya, 1 dari 3 anak Indonesia mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan pada
organnya. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah membuat program Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi.
Dalam program tersebut menekankan pentingnya memberikan asupan gizi seimbang untuk anak di 1.000 hari pertama kehidupan, atau yang biasa disebut 1.000 HPK. Dalam 1.000 hari
tersebut, dihitung sejak kandungan berusia 9 bulan hingga anak berusia 2 tahun.
"Jika treatment di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) tidak seimbang dapat mempengaruhi segala pertumbuhan organ seperti jantung, otak, tulang," ujar Endang L.Achadi,
seorang ahli gizi, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, saat ditemui di kampus UI Depok beberapa waktu lalu.
Penting bagi ibu untuk menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang kaya gizi. Para ayah pun juga harus menjaga lingkungan rumah selalu dalam keadaan baik dan menjadi suami 'siaga' bagi ibu.
Pasalnya pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, organ-organ vitalnya akan berkembang. Jika tak mendapat asupan gizi yang baik, maka bisa berdampak buruk pada kesehatannya di kemudian hari.
"Hal yang yang tidak kalah penting, ladang (janin dan tubuh cukup gizi) si ibu juga harus bagus, biar anak tumbuh optimal. Peran ibu sebagai ladang sangat penting, karenanya ibu harus memenuhi kecukupan gizi hariannya," ujar Endang.
Untuk itulah asupan gizi seimbang menjadi penting untuk diberikan pada anak sejak dalam kandungan. Dari 8 minggu pertama kehamilan, gizi digunakan untuk membentuk organ-
organ tubuh dan akan terus berkembang menjadi optimal hingga anak berusia 2 tahun.
Sebelum kehamilan terjadi atau saat merencanakan kehamilan, ibu dan ayah juga disarankan memenuhi asupan gizi dengan maksimal. Pola hidup juga harus dijaga agar tetap sehat.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia