7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Perawatan Alami Kulit Agar Segar Selama Puasa
Dream - Saat puasa, tubuh berpotensi mengalami dehidrasi karena tak mendapatkan cairan selama lebih dari 13 jam. Akibatnya, kulit tubuh kehilangan kelembapan dan mengalami kekeringan.
Kulit yang kekeringan berpotensi mengalami penuaan dini seperti keriput. Bila tak cepat diatasi, kondisi kulit akan semakin parah. Karena sedang puasa, mencegah kekeringan pada tubuh juga bisa dilakukan lewat luar.
Caranya dengan mengoleskan lotion setelah mandi atau berwudhu. Pemakaian bahan-bahan alami juga menutrisi kulit agar tidak kering.
Hebatnya lagi, bahan alami ini mudah kita temukan di sekitar rumah. Ini yang membuat kulit terlihat lembab saat puasa Ramadan.
Madu mampu melembapkan kulit serta mencegah dampak buruk radikal bebas. Madu juga bisa digunakan pada wajah agar terlihat lebap, segar, dan sehat. Caranya dengan menjadikan madu sebagai masker.
Oleskan madu pada area kulit kering dan biarkan selama 1-20 menit. Setelah madu mulai mongering, bersihkan menggunakan air hangat.

Lidah buaya
Aloe vera atau lidah buaya mengandung anti-inflamasi atau anti-radang. Sifatnya inilah yang membuat lidah buaya tepat untuk kulit kering atau pecah-pecah. Lendir tanaman ini bisa melembabkan sekaligus menenangkan kulit.
Cara pemakaiannya, usapkan lendir aloe vera ke bagian kulit kering dan biarkan selama 10-12 menit. Kemudian bersihkan menggunakan air bersuhu ruangan.
Susu memang dikenal sebagai bahan pelembap kulit. Mandi dengan air hangat bercampur susu segar dapat menutrisi, mencerahkan, dan melembapkan kulit.
Selain digunakan untuk mandi susu, bahan ini bisa digunakan sebagai masker badan dan wajah. Caranya dengan mengaplikasikan susu pada kulit dan biarkan selama 10-1 menit. Setelah itu bersihkan menggunakan air hangat.
Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh dan omega 3 sehingga bermanfaat bagi kesehatan dan kelembapan kulit. Haluskan alpukan dan oles pada kulit yang kekeringan. Setelah 10 menit, bersihkan area kulit tersebut dengan air suhu ruangan.
Minyak zaitun
Berbagai minyak sebenarnya mampu mengunci kelembapan kulit. Namun minyak zaitun paling pas dipakai karena tidak terlalu lengket dan mudah menyerap dibandingkan jenis lain.
Gunakan minyak setelah memakai lotion tubuh untuk memberikan kelembapan ekstra saat puasa. Pijatlah minyak pada kulit selama 1-2 menit agar cepat meresap.
Dengan bahan-bahan alami ini, tak ada alasan bersedih karena puasa membuat kulit kering. Jangan lupa minum air cukup sekitar 2 liter per hari selama berbuka puasa hingga imsak untuk menjaga cairan tubuh dari dalam.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?