8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Ayah Menggendong Bayi (Foto: Facebook)
Dream - Tak terasa, kelahiran si kecil hanya tinggal menghitung hari. Momen tersebut akan membawa para pria ke sebuah pengalaman baru, di mana kehidupan tak lagi sama seperti dulu. Bagai para calon ayah yang sedang menanti kehadiran buah hati, bersiap-siaplah.
Ada banyak hal berubah ketika menjadi seorang ayah. Salah satunya dituntut untuk lebih bijaksana dan bertanggung jawab dalam menjalani kewajiban sebagai kepala keluarga. Sederet perubahan besar ini bakal muncul di depan mata.
1. " Me Time" bakal berkurang
Ketika masih lajang, pria tentu bisa dengan bebas mengisi waktu luang. Saat menikah, Anda mungkin masih bisa juga mencuri waktu kosong di sela-sela menemani istri. Tetapi setelah menjadi ayah, waktu luang akan dihabiskan bersama dengan pasangan untuk mengurus si kecil. Jangan bersedih, waktu ini bisa dimanfaatkan agar keluarga tetap harmonis.
2. Merasa terintimidasi
Seorang ayah berperan sebagai penyedia di dalam keluarga. Namun kebutuhan materil saja tidaklah cukup. Anda mungkin akan merasa terintimidasi dengan pasangan. Secara alami, ibu memiliki apa yang dibutuhkan oleh si kecil. Jangan berkecil hati dulu. Anda masih bisa menyusui si kecil walau hanya dengan botol susu. Anda juga bisa bergantian menimang si kecil hingga ia tertidur. Lakukan apa yang bisa seorang ayah lakukan demi si kecil.
3. Uang yang tidak pernah cukup
Setelah memiliki anak, berapapun uang yang dihasilkan selalu dirasa tidak cukup. Membeli kebutuhan susu, popok hingga kunjungan dokter bisa menguras tabungan dengan cepat. Karena itu, sangat penting untuk memperketat pengeluaran agar dapat dialihkan pada kebutuhan yang lebih penting.
4. Ikatan teman baru
Seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan berjumpa dengan orang-orang baru. Mereka adalah sesama orang dewasa yang memiliki anak. Lingkaran pertemanan yang baru bisa dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman mengasuh. Hal ini juga akan membuat ikatan dan pengalaman baru.
5. Anda merasa lebih keren
Ketika memiliki anak, Anda akan dipanggil sebagai " Ayah" , " Papa" , " Daddy" atau sebutan sayang lain. Anda akan menjadi jagoan bagi si kecil. Segala sesuatu yang dilakukan akan membuatnya terkesima. Pastikan untuk terus memberinya contoh yang baik. Hadiah terbaik bagi seorang ayah adalah ketika anaknya tumbuh lebih hebat dari sang ayah.
Laporan Annisa Mutiara
Sumber: Parents
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian