Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Lantai Ruang Main Anak (Foto: Shutterstock)
Dream - Jenis lantai yang Sahabat Dream pilih untuk kamar tidur atau ruang main anak akan sangat berpengaruh pada keseluruhan kondisi rumah. Ada beberapa pertimbangan penting yang sebaiknya dilakukan sebelum memilih jenis lantai di kamar dan ruang bermain.
Hal ini karena kualitas lantai, tampilan, nuansa, dan teksturnya akan mempengaruhi bagaimana anak bisa berinteraksi dengan ruangan. Kemungkinan jenis lantai tertentu yang
menyebabkan bau, licin atau mengurangi kualitas udara juga harus diperhatikan.
Berikut beberapa pilihan jenis lantai dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing untuk membantu Anda memilih lantai yang paling pas.
Karpet
Karpet merupakan pilihan klasik untuk kamar tidur dan ruang main. Teksturnya sangat lembut dan bisa dipilih yang agak tebal, demi perlindungan lebih agar si kecil tak terasa sakit saat terjatuh. Cukup membeli yang lebar, lantai dingin pun langsung tertutupi dengan baik. Anak-anak bisa bermain dengan nyaman di atas karpet.
Kekurangan karpet adalah sangat mudah ditumpuki debu dan sulit dibersihkan jika terkena noda. Bagi anak yang memiliki riwayat alergi atau asma, karpet bisa jadi 'musuh'. Mengisap debu dan mencucinya harus dilakukan secara teratur. Jangan sampai kesehatan anak-anak terganggu.
Lantai cork
Cork kini mulai naik daun sebagai pilihan lantai untuk kamar anak. Hal ini karena cork terbuat dari bahas gabus yang sangat lembut dan tebal. Meski tampilannya seperti lantai kayu yang keras sebenar cork sangat lembut.
Tidak seperti karpet, cork bersifat anti mikroba dan secara alami akan mencegah pertumbuhan jamur dan mikroorganisme lainnya. Kotoran sangat mudah dibersihkan dan membuat ruangan jadi lebih sehat. Namun sayangnya lantai cork mudah sekali rusak jika terkena benda tajam, seperti mainan anak atau ujung furnitur. Untuk itu harus dilakukan perawatan dan penggantian berkala.
Lantai karet
Karet merupakan lantai yang umum digunakan di taman bermain karena sangat lembut, nyaman dan mampu mencegah anak merasa sakit saat terjatuh meski dari jarak yang tinggi. Lantai karet juga sangat tahan lama, dan bisa menahan kerusakan akibat robekan dan oresan. Lantai karet juga perawatannya tak sulit dan sangat mudah dibersihkan.
Namun harganya lebih mahal dibandingkan dengan pilihan lantai lain. Bagi sebagian anak, lantai karet juga bisa memicu reaksi alergi dan iritasi. Anda bisa lakukan tes dulu sebelum memasangnya.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest