Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Tanamn Yang Bisa Ditanam Di Air/ Foto: Shutterstock
Dream - Secara umum, tanaman membutuhkan tiga hal untuk bertahan hidup, cahaya, air, dan media tumbuh. Persyaratan ketiga, media tanam, adalah kategori luas yang dapat mencakup tanah, gambut, kerikil lempung, dan bahkan hanya air.
Air jadi media tanam yang cukup estetik. Bisa jadi pilihan tepat untuk tanaman dalam rumah di meja ruang tamu, meja kerja atau sekitar top table dapur. Untuk merawat tanaman dalam air juga tak terlalu sulit.
Seperti menanam tanaman di dalam tanah dalam pot atau di luar ruangan, tanaman di harus mendapat cahaya yang diperlukannya. Cahaya sangat penting untuk fotosintesis, dan tanpa jumlah cahaya yang tepat, tanaman tidak akan berkembang. Sama seperti saat menanam tanaman di tanah, tanaman yang tumbuh di air semuanya membutuhkan jumlah cahaya yang berbeda, jadi sebaiknya periksa preferensi cahaya untuk setiap jenis tanaman yang dikembangkan.
Pilih Wadah yang Tepat
Wadah yang bisa menampung air akan berfungsi untuk menanam tanaman di dalam air. Jenis yang direkomendasikan adalah wadah kaca karena lebih estetik dan akar tanaman akan terlihat cantik.
Pilih toples kaca yang kacanya terangm karena yang buram akan memperlambat pertumbuhan. Tambahkan sejumput bubuk arang atau beberapa potong kecil arang ke dalam air untuk membantu menghambat pertumbuhan alga.
© Dream
Bumbu dapur

Tanaman rempah dapur, seperti mint, kemangi, rosemary bisa bertahan hidup di air. Sangat penting untuk memotong dari batang hijau yang lembut dan bukan batang yang keras untuk hasil terbaik. Tanaman rempah dengan batang berkayu akan bertahan, tetapi batangnya cenderung lembek sebelum berakar. Ambil potongan dari tanaman yang matang dan sehat dan letakkan di tempat yang cerah. Tanaman ini membutuhkan banyak cahaya terang dan tidak langsung untuk tumbuh.
© Dream
Menanam kembali sisa sayuran seperti selada, daun bawang, dan bagian atas wortel adalah cara yang menyenangkan untuk menggunakan kembali bagian sayuran yang biasanya dibuang. Namun, jangan berharap hasilnya akan banyak. Ambil bonggol sekitar tiga inci bagian bawah sayuran dan letakkan di mangkuk air yang dangkal. Dari bonggol akan berakar dan mengeluarkan pertumbuhan baru dari tengah.

Sirih gading
Tanaman hias ini mudah tumbuh ini tumbuh subur di air. Sirih gading menghasilkan banyak auksin, hormon pada tanaman yang mengatur pertumbuhan dan membantu merangsang pertumbuhan akar.
Ini juga merupakan tanaman merambat yang menghasilkan akar udara, membuatnya lebih mudah untuk dicabut. Hal yang dibutuhkan akar ini hanyalah paparan air untuk memiliki percepatan pertumbuhan. Pilihan yang sangat pas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
