Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi (Foto: Merdeka.com)
Dream - Mengurus anak sejak bayi bukan hanya tugas para ibu, tapi juga kewajiban ayah. Sayangnya, selama ini kebijakan cuti melahirkan hanya diperuntukkan bagi karyawan perempuan. Padahal kehadiran ayah atau karyawan laki-laki sangat diperlukan keluarga.
Fakta tersebut kemudian direspons dengan sangat baik oleh pemerintah. Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru saja membuat kebijakan yang membolehkan pegawai negeri sipil (PNS) laki-laki mengajukan cuti paling lama 1 bulan untuk mendampingi istri yang melahirkan. Aturan tersebut disambut baik oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, langkah BKN memberikan dampak positif bagi PNS.
" Aturannya diperbolehkan dan ini bagus sekali ya," tuturnya kepada Liputan6.com, Senin (12/3/2018).
Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017. Adanya cuti PNS pria pun tersebut ditanggapi dengan sangat positif oleh psikolog yang juga Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.
" Ini bukti nyata, banyak pria (suami) zaman now yang tidak lagi mau disebut semata-mata orang yang sukses membangun karier profesional. Mereka bahkan lebih bangga diidentifikasi lelaki yang menjadi idola bagi anak-anaknya sendiri," jelas Kak Seto, kepada Liputan6.com.
Dikeluarkannya aturan cuti PNS pria dengan waktu yang lebih lama, sebaiknya dimanfaatkan secara efektif. Ayah bisa membangun ikatan yang baik dengan sang anak dan kian kompak dengan ibu karena memiliki tantangan baru.
Kak Seto juga mengungkapkan, fasilitas cuti bagi para suami untuk mendampingi istri melahirkan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Hal tersebut sudah tercatat dalam berbagai penelitian di dunia.
Sumber: Fitri Haryanti Harsono/ Liputan6.com
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol