Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto:novanlaoh.blogspot.com)
Dream - PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memiliki cara unik untuk memperkenalkan moda transportasi kapal laut. Salah satunya dengan menyelenggarakan Pesantren Kilat di atas KM. Dorolonda rute Tanjung Priok-Tanjung Pinang (Kepulauan Riau).
Pesantren kilat di Bulan Ramadan ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak usia 10-15 tahun, yang rencananya akan berlangsung pada 22-25 Juni 2016.
Sambil berlayar, anak-anak akan diajak untuk membaca Alquran bersama Quran Leraning Center (QLC) Kids Fun Learning Quran. Selain itu, acara yang berlangsung di atas lautan ini juga akan dimeriahkan oleh kedatangan seorang Pesulap sekaligus Dai kondang, Rohdian Al Hadad dan Dai yang terkenal pintar melucu, Opik Latah.
Kehadiran dua Dai bertujuan agar suasana belajar dan berlayar menjadi menyenangkan. Sehingga para peserta akan merasakan sensasi dan bergembira selama mengikuti kegiatan Belajar di atas kapal.
Sebelumnya, para siswa akan diperkenalkan dulu mengenai perkapalan. Para peserta akan diajak keliling ke berbagai bagian di atas kapal. Berkenalan dan bertemu Nakhoda di Anjungan, sebagi tempat penting untuk mengemudikan kapal. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan para ABK di atas kapal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya