Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memiliki ritual, tradisi atau kebiasaan yang khas dalam keluarga ternyata sangat penting. Hal ini bisa membangun nilai-nilai keluarga dan membentuk ikatan yang erat.
Ritual keluarga adalah seperangkat perilaku yang diulang dan yang secara simbolis bermakna. Memberi seluruh anggota keluarga rasa identitas dan kepemilikan.
" Tradisi ini sering membangkitkan emosi yang kuat dan sering teringat dan dibahas dalam keluarga. Ritual keluarga juga memberikan rasa kontinuitas lintas generasi," kata Rebecca Fraser-Thill, seorang pakar keluarga, seperti dikutip dari Verywell.
Dengan kata lain, tradisi khas keluarga adalah cara mentransmisikan nilai-nilai keluarga, sejarah, dan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Setiap keluarga tentu memiliki kebiasaan yang berbeda.
Misalnya, ada pakaian tertentu yang selalu dikenakan kakak adik saat akan wawancara kerja. Makanan yang selalu disajikan saat merayakan sesuatu. Bisa juga, saat ada yang akan menikah, seluruh keluarga akan tidur bersama dalam satu kamar sebagai 'tidur bersama' terakhir.
" Kebiasaan dan tradisi ini semacam penghangat dalam keluarga. Banyak keluarga memiliki tradisi yang bertahan selama beberapa generasi. Ini sering menghasilkan kenangan terindah yang diupayakan semua orang untuk melanjutkan," ungkap Rebecca.
Ritual dan tradisi ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kesatuan keluarga. Tak heran kalau para kakek nenek, serta kerabat, selalu berusaha menjalani tradisi yang telah dilakukan bertahun-tahun. Bukan sekadar menaati sesepuh, tapi juga menjaga ikatan keluarga.