Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Puri Maerokoco (Sumber: Www.semarangplus.com)
Dream - Pada umumnya, orang akan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk melihat miniatur Nusantara. Tapi sekarang, beberapa daerah mulai berinisiatif membangun kawasan miniatur-miniatur yang menggambarkan keragaman adat dan budaya nusantara.
Sebelumnya Dream.co.id telah membahas Taman Mini yang berada di Sumatera Barat. Ternyata, Jawa Tengah juga telah memiliki kawasan serupa sejak tahun 80-an yang diresmikan pada masa kepemimpinan Gubernur Ismail.
Tempat yang dinamakan Puri Maerokoco ini berada tepat di ibukota provinsi, Semarang. Nama Puri Maerokoco diambil dari salah satu bagian epos Mahabarata yang menceritakan tentang keinginan salah seorang dewi memiliki seribu bangunan hanya dalam waktu satu malam.
Kemudian tempat ini dibangun sebagai perwakilan 35 adat-istiadat, budaya dan rumah adat yang dimiliki Jawa Tengah. Seiring berjalannya waktu, Puri Maerokoco telah menjadi tempat wisata yang berbasis edukasi dan budaya. Tak hanya anak-anak sekolah, para remaja pun gemar menghabiskan liburan untuk mengunjungi tempat ini.
Selain rumah adat, Puri Maerokoco juga mempunyai fasilitas wisata berupa kolam pemancingan, sepeda air, kereta, pasar apung, bianglala, perahu, dan lain-lain.
Puri Maerokoco Semarang menjadi satu bagian yang tak terpisahkan dari seluruh kawasan PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan) Jawa Tengah yang terletak di komplek Tawang Mas Semarang Barat, Taman Mini Jawa Tengah.
Pengunjung dapat leluasa memilih anjungan yang dikunjungi. Setiap rumah adat dihias dengan ornamen yang disesuaikan dengan masing-masing daerah.
Misalnya rumah adat dari Kudus yang dihiasi dengan ukiran khas 'kota jenang' itu. Dibangun pula sebuah Menara Kudus yang identik dengan Masjid dan Sunan Kudus.
Berbeda lagi dengan rumah adat Boyolali yang dihias dengan patung sapi beserta laki-laki yang sedang memerah susu.
Sedangkan untuk miniatur kota Semarang, dilengkapi dengan Tugu Muda setinggi tiga meter di sisi kanan. Serta ditambah dengan kolam air di sekitarnya.
Nah, bagi Anda yang berniat melancong ke tempat ini dapat datang langsung ke Jl. Anjasmoro, Tawang Mas Semarang. Dibuka mulai jam 8 pagi sampai dengan jam 6 sore. Untuk tiket masuk hanya dibandrol seharga Rp10.000 saja.
(Dari Berbagai Sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya