Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hau Eco Lodge Citumang (Instagram @hau.citumang)
Dream - Tidur di kamar hotel, losmen, atau lainnya mungkin sudah biasa. Yang berbeda mungkin hanya soal interiornya.
Lain halnya jika kamu berkunjung dan menginap di Hau Eco Lodge Citumang. Destinasi wisata di Sukamanah, Bojong, Pangandaran, Jawa Barat ini menawarkan sensasi menginap di dalam kontainer.
Konsep yang diusung penginapan sekaligus destinasi wisata dekat Pantai Pangandaran ini adalah menyatu dengan alam. Penginapan ini berdiri sejak 2017 dikelilingi pepohonan yang rimbun.
Meski kontainer, kamu akan dibuat takjub ketika masuk ke dalam kamarnya. Tersedia fasilitas lengkap, mulai dari televisi, kamar mandi dengan air panas, dan lain sebagainya.
Kamu juga bisa jalan-jalan menyusuri sungai. Jika ingin beraktivitas di sungai, mendayung kano adalah pilihan tepat.

Marketing Manager Hau Eco Lodges Citumang, Budiyanto, mengatakan tersedia 10 kamar kontainer yang bisa disewa. Tiap kontainer dilengkapi dua kasur jenis queen dan single dan berkapasitas hingga empat orang.
" Kami juga punya glamping group room yang biasa digunakan para peserta gathering. Jumlahnya ada lima unit," kata Budi, dikutip dari Liputan6.com.
Terletak di dekat Sungai Citumang, kamu bisa menikmati pemandangan sungai dari balkon di depan kontainer. Sejenak, tubuh dan pikiranmu dibuat segar dan santai.
Menurut Budi, pengunjung Hau Eco Lodge berasal dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, maupun kota-kota di Jawa Tengah. Sebagian besar ingin menikmati liburan di tempat alami, namun ada juga yang memanfaatkan akomodasi ini sebagai lokasi rapat.

Untuk menginap di akomodasi ini, ternyata kamu perlu merogoh kocek agak dalam. Tarif kontainer per malam untuk hari biasa dipatok Rp750 ribu, sedangkan untuk hari libur dan akhir pekan sewanya sebesar Rp1 juta.
Akomodasi ini juga menawarkan pengalaman berkano menyusuri Sungai Citumang. Pengelola menyediakan perahu kano dan pelampung yang bisa kamu pinjam secara gratis.
Selain itu, ada fasilitas body rafting yang disediakan Pemerintah Daerah bersama warga setempat. Kamu akan diajak menyisir sungai sejauh 1,10 kilometer selama dua jam.
Untuk body rafting ditawarkan per paket. Untuk paket di bawah 10 orang dikenakan tarif Rp150 ribu, sedangkan di atas 10 orang tarifnya sebesar Rp125 ribu, sudah termasuk makan siang tiket wisata, dan pemandu.
Ingin berkeliling ke sejumlah tempat wisata lain, penginapan ini tidak jauh dari sejumlah destinasi. Beberapa di antaranya seperti Pantai Pangandaran, Pantai Karapyak, Grand Canyon, dan Curug Luhur.
Menuju tempat ini tidaklah sulit. Kamu bisa menggunakan bus umum menuju Pangandaran, lalu disambung dengan ojek.
Kamu juga bisa naik kereta menuju Stasiun Banjar. Dari stasiun, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan naik bus umum menuju bus umum lalu naik ojek, dengan total waktu perjalanan sekitar dua jam.
Sumber: Liputan6.com/Tri Ayu Lutfiani
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya