Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
Instagram.com/rawdis
Dream - Nama Rawdah Mohamed sempat jadi perbincangan di media sosial, karena melakukan protes terkait larangan penggunaan hijab di Prancis. Protesnya ini viral, dan membuat namanya jadi diketahui banyak orang.
Lewat aksi kampanyenya yang trending di Twitter, Instagram, dan Tiktok dengan foto tulisan 'Hands off my hijab' di tangan pada April 2021 kemarin, Mohamed menyerukan agar para hijabers tak tinggal diam terkait pelarangan hijab.
Justru, ia ingin para hijabers dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan berperan dalam hal mode hijab.


© Instagram.com/rawdis
Mohamed yang awalnya berprofesi sebagai model hijab, kini diangkat menjadi editor Vogue Scandinavia yang baru.
Hal ini membuat, model cantik keturunan Norwegia dan Somalia ini menjadi editor majalah fesyen pertama yang menggunakan hijab di Barat.
“ Vogue Skandinavia telah membawa masalah keragaman ke langkah berikutnya, yang berarti menciptakan lingkungan kerja di mana orang-orang dari latar belakang berbeda dihargai. Kami dapat berpartisipasi dalam percakapan, mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan, dan dapat memiliki suara yang berpengaruh dalam mode,” kata Mohamed.
Lewat salah satu postingannya di Instagram, ia juga mengumumkan posisi barunya tersebut. Ia berharap dengan pengalaman yang ia dapatkan mampu memberi dampak besar untuk seluruh umat muslim di seluruh dunia, khususnya dalam dunia fesyen.
© Instagram.com/rawdis
Dikutip The Guardian pada Jumat, 4 Juni 2021 majalah Vogue Skandinavia saat ini juga turut menerima pegawai dari komunitas minoritas untuk mengisi posisi tinggi.
Mohamed juga mengatakan, ia tidak mengangap dirinya sebagai bentuk pembenaran dari apapun. Namun, jika ia dapat membantu kemajuan industri secara keseluruhan dalam prosesnnya, itu menjadi nilai plus yang akan selaku ia dukung.
Diketahui, Vogue Scandinavia akan meluncurkan edisi pertamanya Agustus mendatang dan akan menerbitkan edisi cetak enam kali setahun yang sebagian besar difokuskan secara digital.
View this post on Instagram
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol