Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Lamyaa (UpWorthy)
Dream - Menjadi seorang muslimah di Amerika Serikat bukan perkara mudah. Apalagi saat ini Islam diidentikan dengan praktik terorisme. Para perempuan yang memakai hijab seringkali mendapat perlakukan kasar.
Seperti yang dialami Lamyaa, seorang remaja putri berusia 17 tahun. Gadis remaja ini sering mendapat tatapan sinis, penuh curiga, diskriminasi, hujatan di media sosial dan perlakuan kasar. Hal tersebut hanya karena hijab yang dikenakannya.
Ia pun galau dan ingin melepaskan hijabnya agar tak lagi mendapat perlakuan buruk dari orang-orang di sekitarnya. Lamyaa kemudian minta izin pada ayahnya. Melalui SMS, Lamyaa mengungkap kalau respons sang ayah di luar dugaan.
Lamyaa memposting chat-nya dengan sang ayah di akun Twitternya.
Since this is a mentality a lot of you seem to have pic.twitter.com/CQn5L8zibS
— l a m y a a (@lxmyaa)April 15, 2017
Berikut arti percakapan Lamyaa dengan sang ayah yang dipanggilanya dengan sebutan Baba.
Lamyaa: Baba, aku ingin mengatakan sesuatu
Baba: Bicaralah
Lamyaa: Aku berpikir, aku ingin melepaskan hijabku
Baba: Sayangku, itu bukanlah keputusanku. Itu bukanlah keputusan yang dibuat seorang pria. Jika itu yang kamu inginkan, lakukan. Bagaimana pun aku akan mendukungmu. Apakah semua baik-baik saja? Apakah sesuatu telah terjadi?
Setelah mendapat balasan tersebut dari sang ayah, Lamyaa malah tak melepaskan hijabnya. Ia serasa mendapat dukungan dan lindungan luar biasa dari sang ayah. Menggambarkan bahwa Islam yang sesungguhnya adalah keluarga yang damai.
" Banyak orang berpikir Islam adalah agama yang keji, penuh kebencian. Padahal seperti juga agama lain Islam mengajarkan kebaikan dan penuh kedamaian," tulis Lamyaa.
Remaja ini juga mengungkap kalau mengenakan hijab membuatnya lebih tenang. Ia pun jadi lebih mengendalikan emosi dan mengontrol sikapnya.
" Aku mengenakan hijab karena itu menenangkanku. Menggambarkan hubunganku dengan Tuhan. Aku juga jadi bersikap lebih hati-hati dan wasapada dengan apa yang aku lakukan. Karena bukan hanya merepresentasikan diriku saja tapi juga agamaku," ungkap Lamyaa.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya