Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bandara Jeddah (Shutterstock.com)
Dream - Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi menyatakan penerbangan internasional kembali dibuka pada 17 Mei 2021. Sebelumnya Saudi menghentikan penerbangan dari dan menuju luar negeri untuk mencegah lonjakan infeksi virus corona.
Keputusan ini disampaikan Otoritas Umum Penerbangan Saudi secara tertulis kepada para pengelola bandara. Pengumuman ini juga membatalkan keputusan sebelumnya yaitu pembukaan kembali akan dilakukan pada 31 Maret 2021, seperti diumumkan pada Januari lalu.
Pihak berwenang juga menyatakan penangguhan perjalanan ke sejumlah negara tertentu dapat dilanjutkan. Hal ini apabila situasi Covid-19 di negara bersangkutan tetap buruk.
Sementara itu, maskapai penerbangan domestik Saudi melihat pemulihan kondisi terjadi lebih cepat pada rute dalam negeri. Berbeda halnya dengan maskapai asing yang terpukul hebat akibat mengandalkan rute jarak jauh.
Dalam forum industri penerbangan CAPA Live yang digelar pada 10 Maret lalu, salah satu hal yang dibahas adalah kondisi penerbangan Saudi. Para peserta melihat maskapai penerbangan domestik Saudi pulih lebih cepat, sangat berbeda dengan maskapai dari negara tetangga.
Timur Tengah sangat terpukul oleh perlambatan penerbangan global karena pasar domestiknya yang relatif belum berkembang.
" Pemulihan domestik di Arab Saudi sudah menunjukkan tanda-tanda positif, setidaknya dari segi frekuensi,” kata analis CAPA Richard Maslen.
Penerbangan domestik mingguan di Saudi telah berkembang menjadi sekitar 3.000, menurut data CAPA. Itu mewakili penurunan hanya 23 persen selama dua bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebelum pembatasan akibat Covid-19 terjadi.
Sumber: Arab News
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya