Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Wise Geek)
Dream - Perkembangan era digital saat ini memang memudahkan anak untuk belajar banyak hal dengan mudahnya. Salah satunya adalah belajar coding. Kini mulai banyak tempat kursus coding bagi anak yang tujuan utamanya adalah mengajarkan bahasa pemrograman dalam komputer.
Ketika anak menguasai coding tertentu nantinya ia memiliki keterampilan dalam membuat situs, aplikasi, membangun sistem internet hingga menganalisis data. Terdengar sangat keren bukan? Tapi ternyata sebelum anak belajar coding, ada sebuah 'modal' yang harus ia miliki, yaitu kecakapan dan keterampilan menghadapi arus informasi di internet.
" Ada yang jauh lebih penting sebelum anak belajar coding, yaitu belajar beperilaku yang baik di dunia digital. Seperti berbicara dengan orang lain di internet, atau cara memilah mana yang fakta dan hoax karena internet adalah sumber informasi yang tidak tersaring," ujar Yuhyun Park, seorang peneliti pendidikan digital Korea, dikutip dari SMH.
Hal ini penting demi keamanannya dan memabuat anak cukup andal dalam memilih mana yang baik dan yang buruk, termasuk mencegah terjadi hal-hal yang bisa membahayakannya. Mengingat saat ini banyak kasus pedofilia, cyberbullies, dan hal lainnya yang mengincar anak-anak sebagai korban karena menganggap anak belum terlalu mengerti.
" Anak-anak saat adalah generasi pertama yang lahir dan dibesarkan di era digital, dan mereka perlu belajar skill digital untuk ke depannya," ujar Park.
Menurut Park saat ini anak-anak masih kurang diarahkan pada efek samping dari teknologi. " Analoginya adalah sebelum mengemudikan mobil, Anda harus belajar bagaimana caranya menyetir. Jadi sebelum Anda online, pelajari dulu bagaimana caranya agar tetap aman," ungkap Park.
Jadi sebelum belajar hal lain untuk sisi akademik, jauh lebih baik latih anak agar lebih bijak saat berinternet. Pastikan anak sudah andal mencari informasi yang tepat dan tahu jika ada hal-hal berbahaya yang mengintainya.
Laporan Gemma Fitri Purbaya