7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Source: Shutterstock.com
Dream - Bekerja di rumah membuat kita lebih sering duduk di depan komputer. Meski terasa nyaman karena tidak perlu pergi ke kantor dan bisa punya waktu bekerja lebih leluasa, duduk terlalu lama dapat menyebabkan kesalahan postur.
Kesalahan postur tubuh dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang. Posisi duduk yang nyaman belum tentu benar dan berdampak baik untuk kesehatan.
Ketika posturmu tepat, peredaran darah akan lancar. Otot, ligamen serta tendon juga lebih tenang. Sehingga, tubuhmu tidak mudah merasa pegal dan sakit.
Postur yang salah juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan serta varises atau timbulnya pembuluh darah secara kontras pada permukaan kulit.
Dilansir dari Times of India, ada beberapa kesalahan postur yang kerap dilakukan. Misalnya, duduk dengan postur membungkuk, posisi duduk yang membebani punggung, berada di posisi yang sama untuk waktu lama serta posisi yang menyebabkan rasa sakit pada leher.
Berolahraga selama 30 menit sebelum bekerja bisa mengurangi dampak buruk akibat duduk terlalu lama. Duduklah di kursi dan bekerjalah menggunakan meja agar posturmu tetap terjaga.
Pastikan lenganmu tetap nyaman, tidak terlalu rendah maupun tinggi dari meja. Beristirahatlah satu jam sekali selama 10 menit dengan melakukan peregangan.
Pilihlah kursi yang mampu menopang punggungmu dengan nyaman. Gunakan bantal untuk membuatmu lebih nyaman saat duduk dan memperbaiki postur.
Sesuaikan juga letak laptop dan barang-barangmu agar lebih nyaman.
(Sumber: Times of India)
Dream - Di awal pandemi banyak yang merasa senang ketika diminta bekerja di rumah. Kamu tidak perlu merias wajah, memilih pakaian dan sampai di tempat kerja tepat waktu.
Namun seiring dengan berjalannya waktu, menghabiskan waktu sepanjang hari di rumah mulai membosankan. Tidak hanya itu, kebiasaan baru ini juga meningkatkan potensi munculnya rasa sakit di punggung bagian bawah atau low back pain.
Mungkin, rasa sakit tersebut tidak terasa ketika bekerja di kantor. Lalu, kenapa punggung bagian bawah terasa sakit ketika bekerja di rumah?
Hal ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas. Banyaknya aktivitas fisik akan membuat tubuhmu lebih kuat dan tidak mudah sakit. Sehingga ketika bekerja dan beraktivitas di rumah, aktivitas fisik akan berkurang serta mempermudah munculnya rasa sakit pada punggung bawah.
Solusi paling mudah untuk mengatasi rasa sakit pada punggung bawah adalah memakai obat oles.
Namun jika tidak mempan dan terjadi dalam jangka panjang, kamu bisa melakukan gerakan yang disarankan oleh Youtuber Simeon Panda untuk meredakan rasa sakit.
Letakkan kaki kanan di depan dan tekuk 90 derajat. Berlututlah dengan kaki kiri dengan membentuk sudut 90 derajat seperti gerakan lunges.
Lalu, dorong lutut ke depan dan kembali ke posisi semula. Jaga pinggulmu agar posturnya tetap sama dan kencangkan otot perut. Lakukan 10 kali untuk masing-masing kaki.
Cat & camel
Gerakan ini termasuk dalam basic yoga, jadi cukup mudah untuk dilakukan. Letakkan kedua lutut dan telapak tangan di lantai.
Posisikan lututmu sedikit ke belakang, sehingga tidak sejajar dengan bokong. Letakkan kedua tangan di lantai dengan jarak sedikit lebih lebar daripada bahu.
Tumpukan jari kaki pada lantai. Lalu, membungkuk dan arahkan kepala mendekati perut hingga punggungmu melengkung ke bawah.
Angkat lagi kepalamu sambil mendorong tubuh ke atas menggunakan punggung bagian bawah. Pastikan semua dorongan terpusat pada punggung bawah.
Jaga bokong, lutut, telapak tangan dan jari kaki agar tetap pada posisi yang sama. Lakukan sebanyak 10 kali.
Berbaringlah di lantai dan letakkan telapak tangan menghadap ke bawah di kedua sisi tubuh. Angkat dada hingga paha sampai tubuhmu membentuk segitiga.
Dorong dada dan bokong ke lantai. Lalu, dorong kembali bokong hingga dada ke atas. Pastikan lutut dan kakimu tetap pada posisi yang sama.
Kencangkan otot perut agar gerakannya lebih efektif. Jangan mengangkat tubuh terlalu tinggi dan ulangi sebanyak 10 kali.
Knee rolls
Berbaring dan tukuk lututmu seperti gerakan sebelumnya. Rentangkan tangan menghadap ke atas. Lalu, gerakkan kedua lutut ke kanan dan kiri.
Pastikan bahumu menempel ke lantai dan gerakkan lutut senyaman mungkin. Jangan paksa lutut untuk menyentuh lantai. Lakukan sebanyak 10 kali.
Berbaringlah menghadap ke lantai dan letakkan jari kaki, paha, siku hingga tangan di lantai. Angkat dada dan bahu ke atas.
Lalu, tundukkan kepala sejauh yang kamu bisa. Jika mampu, menunduklah hingga dahi menyentuh lantai dan dorong kepala kembali ke atas. Lakukan sebanyak 10 kali.
Knee to chest
Sesuai dengan nama gerakannya, kamu hanya perlu mendorong salah satu lutut ke arah dada.
Berbaringlah terlentang dengan kedua tangan menghadap ke bawah di kedua sisi tubuh. Angkat sedikit lututmu dan mulai mendorong salah satu lutut sejauh mungkin ke arah dada secara bergantian.
Pastikan pinggul, bahu dan kepalamu tetap di lantai. Luruskan kaki yang tidak ditekuk. Lakukan sebanyak 10 kali pada masing-masing kaki.
(Sumber: Youtube.com/SimeonPanda)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?