Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Ilustrasi Mie Instan
Dream - Setelah makanan berbahan tepung ini dianggap kurang cocok dimakan bersama nasi, kini sejumlah ahli menyebutkan bahwa beberapa mie instan tak baik untuk kesehatan wanita, jika terlalu sering. Tapi penelitian ini hanya untuk mie yang beredar di negara-negara yang menjadi obyek penelitian ini.
Para peneliti dari Universitas Harvard seperti dikutip Dream.co.id dari laman New York Times, Sabtu, 22 Agustus 2014 menyatakan, konsumsi mie instan dua kali seminggu bisa mengundang penyakit tekanan darah tinggi, peningkatan gula darah, dan kolesterol tinggi.
Para peneliti menemukan, perempuan berisiko 68 persen lebih tinggi terkena sindrom metabolisme. Sindrom ini tak ditemukan pada pria yang memakan mie instan dengan porsi yang sama.
Penelitian dilakukan terhadap 10.711 perempuan dewasa dimana setengahnya dilakukan di Korea Selatan.
" Memakan mie instan terkait dengan naiknya prevalensi sindroma metabolis pada perempuan, dengan pola makan utama yang bebas," ungkap hasil penelitian tersebut.
Kaum perempuan yang mengonsumsi mie instan dua kali dalam seminggu kurang bagus bagi kesehatan daripada mereka yang makan nasi, ikan, daging, dan gorengan dalam jumlah besar. Semakin sering memakan mie instan, risiko terkena penyakit juga semakin tinggi.
Terkait temuan tersebut, guru besar nutrisi dan epidemiologi dari Universitas Harvard, Frank Hu mengatakan kemungkinan perempuan memberikan jawaban lebih akurat ketimbang pria. Perempuan juga mungkin lebih peka terhadap pengaruh karbohidrat, lemak dan garam.
Untuk menyiasati kegemaran para pengonsumi mie instan, Hu menyarankan agar makanan ini hanya dikonsumsi satu atau dua kali dalam sebulan. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya