Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bobobox Malang
Dream - Bagi traveler Indonesia, Malang tidak bisa dihapuskan dari daftar destinasi tujuan. Kota ini punya banyak daya tarik yang bikin wisatawan penasaran.
Sebagai salah satu tujuan destinasi wisata domestik, Malang menyuguhkan pengalaman berwisata yang menarik dan terjangkau didukung dengan cuaca yang sejuk. Letaknya yang dikelilingi oleh beberapa pegunungan di Jawa Timur sekaligus menjadikan Malang sebagai tempat yang ideal untuk melepas penat.
Malang kian menarik mengingat kota ini berlokasi tidak jauh dari Gunung Bromo sebagai salah satu obyek wisata alam andalan di Pulau Jawa yang menyuguhkan pemandangan yang indah.
Sebelumnya, Malang sempat menjadi kota yang terkena dampak signifikan akibat pandemi Covid-19. Jumlah wisatawan mengalami penurunan drastis.
Menurut Wali Kota Malang, Sutiaji, sepanjang 2020 hanya terdapat 698.396 wisatawan di Kota Malang. Angka ini jauh dari angka normal yaitu sekitar 5 juta wisatawan per tahun.
Tetapi seiring melandainya kasus Covid-19, sektor pariwisata diprediksi dapat berangsur membaik pada tahun mendatang. Saat ini, Malang sendiri tengah bersiap untuk membuka kembali tujuh destinasi wisata yang sempat ditutup beberapa waktu lalu.
Ketujuh tempat wisata tersebut yaitu Lembah Indah Malang di Kecamatan Ngajum, Pantai Balekambang di Kecamatan Bantur, Sanankerto di Kecamatan Turen, dan Wisata Bendungan Selorejo di Kecamatan Ngantang.
© Bobobox Malang
Seiring dengan pembukaan kembali destinasi wisata tersebut, hotel kapsul Bobobox juga hadir di Malang. Berlokasi di Jalan Merdeka, hotel ini memiliki kapasitas 64 pods dengan 14 pods single dan 50 pods double yang dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT)
Hotel ini menjadi cabang ke-16 sejak Bobobox meluncurkan properti pertamanya pada 2018. Di samping itu, Bobobox juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung berupa communal area untuk tetap mendukung produktivitas tamu selama menginap di Bobobox, 24 hours lobby, online check-in dan check out, serta QR key untuk meminimalisasi sentuhan tangan.

" Dengan geliat sektor pariwisata di Indonesia - khususnya di Malang - yang kini mulai kembali bangkit, Bobobox sebagai the next generation of lifestyle company berupaya untuk menjadi sebuah lokomotif di industri pariwisata dengan menyediakan fasilitas akomodasi yang nyaman dan terjangkau bagi para wisatawan," ujar CEO dan Co-Founder Bobobox, Indra Gunawan.
Sebagai cabang terbaru, Bobobox Malang sendiri menjadi satu-satunya cabang Bobobox yang beroperasi di wilayah Jawa Timur.
" Dengan adanya Bobobox di Malang, Bobobox kini siap melayani seluruh pelanggan di Pulau Jawa, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur," kata Indra.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya