Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Shutterstock
Pernahkah anak-anak menjumpai temannya atau bercerita ada murid yang pingsan saat upacara bendara di sekolah? Hal tersebut bisa terjadi, apabila anak-anak sampai meninggalkan sarapan. Ini karena tubuh kekurangan kalor, yang tak lain sebagai sumber energi untuk melakukan beragam aktivitas.
Topik tentang kalor yang dibutuhkan tubuh inilah yang diajarkan dalam Program Belajar Dari Rumah Episode 40 yang diadakan oleh Kemendikbud di TVRI untuk anak kelas 5.

Di episode kali ini, Program Dari Belajar dipandu oleh Kak Joana. Sebelum memulai belajar bersama secara daring, Kak Joana mengingatkan anak-anak di rumah agar tak lupa sarapan. Sebab, sarapan bisa membantu badan siap menjalani aktivitas. Jika tidak, maka akan pingsan seperti Lita.

Lita yang pingsan ternyata mengaku belum sarapan, akibatnya ia pingsan saat berkegiatan. Nah, hidup tanpa kalori ini tak bisa dilakukan secara terus menerus. Kalor didapatkan dari makan dan minum, termasuk sarapan. Jika tak sarapan terus-terusan, maka bisa menyebabkan sakit.
Akibatnya suhu tubuh jadi turun, sehingga badan terasa dingin seperti yang dialami Lita. Supaya badan bisa hangat lagi, kamu harus makan, minum dan berolahraga. Jangan lupa juga untuk beristirahat secara cukup.

Bukan hanya bercerita tentang kalor, di episode kali ini anak-anak kelas 5 juga belajar tentang kosakata baru, yaitu kalor, energi dan suhu. Selain itu, anak-anak juga diajak melakukan percobaan dengan mengamati perubahan panas yang terjadi pada beberapa benda.
Mulai meleleh atau mencari, membeku atau mengeras, menguap hingga menjadi abu. Percobaan ini pun bisa dilakukan dengan menyiapkan beberapa benda sederhana, seperti korek api, gelas logam atau wadah logam lain berukuran kecil, piring, sendok dari logam, lilin, es batu, mentega atau margarin, air dan garam.
Anak-anak kelas 5 juga diajarkan tentang beragam makna pecahan, seperti pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, bilangan pada baris bilangan, hasil pengukuran serta representasi rasio. Saksikan materi selengkapnya di setiap episodenya dengan menonton Program Belajar Dari Rumah yang diadakan oleh Kemendikbud setiap hari Senin-Jumat pukul 10.30-11.00 untuk anak-anak kelas 5 di TVRI. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya