Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Zhao (Foto: Newsflash Via Thesun.co.uk)
Dream – Peristiwa mengejutkan dialami seorang wanita di Chengdu, China. Ia tak menyangka jika operasi hidung yang dilakukannya malah membuatnya kehilangan sebagian telinga.
Wanita bernama belakang Zhao ini harus menerima kenyataan pahit tersebut. Hal ini lantaran sang dokter memotong sebagian bagian dari telinganya untuk digunakan `menambal` hidungnya.
Zhao yang berusia 31 tahun memutuskan melakukan operasi hidung lima tahun lalu. Dan pada September lalu, ia kembali menjalani operasi hidung dan sedot lemak. Operasi tersebut berlangsung dari jam 9 pagi hingga sore hari.
Awalnya, operasi itu tampak berhasil. Zhao pun mengatakan ia merasa baik-baik saja pasca operasi dan tidak melihat sesuatu yang janggal. Hingga empat hari kemudian ia mulai menyadari ada yang tidak beres dengan telinganya.

Ia merasa ada sesuatu yang hilang. Dan tragisnya, bagian yang diambil adalah bagian dalam telinganya atau tragus. Dan itu dilakukan sang dokter tanpa sepengetahuan dirinya.
Zhao mengatakan dokter tersebut tidak meminta persetujuan saat akan menggunakan tragusnya. Zhao justru berharap dokter menggunakan tulang rawan dari bagian belakang telinganya.
Dia pun segera menghubungi layanan rumah sakit dan mengirimkan fotonya.
Pihak rumah sakit mengatakan hal itu adalah prosedur normal dan pengangkatan tulang rawan telinga dari belakang daun telinga dapat menyebabkan atrofi telinga. Sehingga dokter mengambil tragus sebagai gantinya.
Zhao sebelumnya telah berkonsultasi dengan beberapa dokter dari rumah sakit lain. Untuk memastikan tulang rawan dari bagian belakang telinga dapat digunakan dan tidak mempengaruhi penampilan atau fungsi fisiologis telinga.
Yuan, wakil presiden administrasi rumah sakit, mengatakan Zhao memberikan persetujuannya dengan menandatangani perjanjian sebelum operasi. Dokumen berisi " tulang rawan untuk operasi hidung" akan digunakan, termasuk seluruh telinga.

Saat ini, Zhao tidak lagi bisa menggunakan headphone di telinga kanannya. Ia pun merasa sangat malu dengan penampilannya.
Ia juga menuntut pengembalian uang penuh, kompensasi, dan operasi plastik lain untuk memperbaiki kembali telinganya.
Pihak rumah sakit diketahui telah menolak laporan permintaan Zhao dan menyebabkan konflik diantara mereka.
(Sumber: thesun.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya