Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Melihat makanan favorit sudah tersaji di depan mata, pasti sudah nggak sabar untuk segera menyantapnya dong. Tapi saat mulai ingin menikmati aneka kuliner favorit, kamu justru merasa mulut yang terasa kering, tenggorokan panas dan sakit untuk menelan. Duh, kalau sudah begini pasti nggak bisa menikmati makanan favorit dengan maksimal.
Kondisi tersebut jangan hanya dibiarkan begitu saja. Soalnya, tenggorokan kering dan sakit saat menelan dapat menjadi pertanda gejala panas dalam tengah menyerang. Yuk, update informasinya di sini, Sahabat Dream!
Mengenal Panas Dalam
Panas dalam adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat panas dan dingin yang masuk ke dalam tubuh. Nggak hanya itu, kondisi ini juga bisa disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin C, dehidrasi, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak seperti gorengan atau makanan pedas, hingga kondisi lingkungan dan stres. Banyak orang yang menganggap kondisi ini sepele, tapi jangan dibiarkan begitu saja. Jika tidak diatasi dengan baik, panas dalam bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sakit Tenggorokan, Gejala Panas Dalam yang Paling Umum
Jika kamu mengalami sensasi rasa nyeri dan dan sakit saat menelan makanan, bisa jadi kamu mengalami gejala panas dalam. Kondisi ini merupakan salah satu gejala umum panas dalam yang sering dialami. Nyeri pada tenggorokan ini dapat dipicu oleh tubuh yang kekurangan cairan dan terserang infeksi bakteri yang berkembang biak di area tersebut.
Nggak cuma ditandai oleh sakit tenggorokan, panas dalam juga memiliki gejala sariawan, bibir pecah-pecah, tubuh meriang, bau mulut, hingga gangguan pencernaan seperti sembelit. Jika kamu mengalami salah satu dari gejala tersebut, waktunya waspada. Siapa tahu kamu terserang panas dalam.
Tips Mengatasi Sakit Tenggorokan Akibat Panas Dalam
Jangan biarkan sakit tenggorokan mengganggu aktivitas sehari-hari kamu. Segera pilih minuman pereda panas dalam untuk mengatasi berbagai gejala yang muncul akibat kondisi tersebut, salah satunya adalah sakit tenggorokan. Nggak perlu bingung, Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde menjadi minuman pereda panas dalam yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi, lho.

©Facebook/Larutan Penyegar Cap Badak
Diproses dengan teknologi modern, Larutan Penyegar Cap Badak ini mengandung bahan herbal yang terbukti ampuh mengatasi panas dalam. Mulai dari Gypsum Fibrosum, Cornu Antelopis, dan Galcareus Spar yang dapat membantu meredakan panas dalam disertai sakit tenggorokan, sariawan, dan dapat menyegarkan badan. Produk ini juga tersedia dalam kemasan sachet, kaleng, dan botol yang praktis dikonsumsi kapan saja dan di mana saja. Pilih sendiri varian rasa favoritmu, mulai dari original hingga buah-buahan yang menyegarkan.
Sakit tenggorokan ternyata nggak boleh disepelekan. Yuk, segera temukan minuman pereda yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut, Sahabat Dream!
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia