AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Koleksi Souq Si.Se.Sa (Foto:Ratih Wulan/Dream.co.id
Dream - Terkenal sebagai brand busana syar'i yang mengusung warna-warna pastel, Si.Se.Sa tampil sedikit berbeda di panggung Indonesia International Halal Lifestlye Expo and Conference (IIHLEC) 2016. Dalam 15 rancangan terbarunya, Senaz, Sansa dan Siriz menampilkan koleksi dengan warna-warna terang yang lebih berani.
Senaz menjelaskan koleksi Le Souq ini terinspirasi dari suasana pasar. Tumpukan keranjang di pasar tradisional, atau susunan rak-rak yang berjejer di supermarket menghasilkan desain garis-garis yang manis.
" Terinspirasi dari Le Souq dalam bahasa Arab yang artinya pasar atau bazar karena wanita itu kan erat hubungannya dengan kegiatan dapur," ungkap Zanas yang dijumpai di Ciputra Artpreuner, akhir pekan lalu.
Abaya dan gamis polos berwarna pastel khas Si.Se.Sa berganti menjadi garis-garis dengan warna bold. Serta kombinasi brokat bunga-bunga yang menawan dan detail siluet di bagian kanan dan kiri abaya.
Tak hanya itu saja, Sansa juga menambahkan jika mereka tidak banyak bermain pada potongan baju. Melainkan lebih berinovasi pada desain khimar yang dihias bordir atau bertabur swarovski untuk meberi kesan glamor.
" Paling untuk baju kita tambahkan tille karena kita terinspirasi dari buah-buah yang di-wrapping. Dan memilih tille tetap warna-warna pastel seperti dusty pink, purtih, coklat pokoknya ngambil tone yang redup," imbuh Sansa.

Lebih jauh keduanya mengakui jika tantangan untuk mendesain khimar jauh lebih berat dibanding abaya. Terlebih dengan panjang khimar yang mencapai hampir setengah badan, sehingga dibutuhkan ketelitian dalam mendesian garis rancang, agar tetap nyaman saat dikenakan.
" Lebih challange mendesain khimar, kalau baju kan justru tertutup jadi hanya mengolah bagian lengan dan bawahnya saja," tutur Sanaz.

Koleksi Le Souq merupakan koleksi premium yang dijual dengan kisaran harga Rp. 2 juta ke atas. Dan mulai siap dipasarkan muali dua minggu lagi.(Sah)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli