Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
テャテッツソツステδッテつソテつステャテッツソツステモテつゥ 2019 Https://www.dream.co.id
Dream - Sudah bukan rahasia lagi, anak-anak sangat menggemari makanan dengan warna yang mencolok dan rasa yang tajam. Seperti cupcake, keripik kentang, dan banyak makanan yang kurang kandungan nutrisinya.
Banyak orang tua yang merasa kesulitan ketika menyiapkan makanan untuk si kecil. Selain harus memikirkan nutrisi yang tepat, orangtua harus pandai membuat makanan bernutrisi tersebut menarik bagi anak.

Bahkan terkadang, makanan yang menarik saja tidak cukup membuat anak mau untuk memakannya. Menurut Rachel Beller, seperti yang dilansir dari Parenting, memberikan beberapa makanan yang bisa membuat si kecil tertarik dan mau memakannya.
Orang tua bisa menggunakan bahan-bahan ini sebagai tambahan dan menu baru bagi si kecil, tidak hanya sayur saja lho Sahabat Dream.
© Menu makanan sehat
Produk-produk hewani seperti telur, daging ayam, dan susu sapi, dikenal mengandung protein yang tinggi dan baik dikonsumsi anak-anak terutama balita.
Telur
Telur mengandung banyak protein, dan menjadi salah satu makanan ber-vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium. Mengonsumsi telur saat sarapan, bisa menambah asupan protein untuk si kecil dan mampu memberikan rasa kenyang dalam waktu yang cukup lama.

Salmon
Selain telur, salmon juga baik dikonsumsi oleh balita, karena salmon mengandung omega-3 yang mampu membantu perkembangan otak, dan mengurangi depresi pada anak. Cara terbaik untuk mengonsumsi salmon adalah dengan menambahkan bahan yang disukai anak, seperti membuat fillet salmon dengan tetesan jeruk atau saus teriyaki.
Yogurt
Selain telur dan salmon, yogurt juga menyehatkan untuk dikonsumsi oleh balita terutama yogurt rendah lemak. Yogurt rendah lemak memiliki bakteri baik yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan mengandung protein 3 kali lebih banyak dibanding yogurt biasa.
Mencampurkan yogurt dengan beberapa bahan lain seperti madu dan sirup, bisa jadi alternatif menu untuk mengurangi rasa bosan si kecil.
© Olahan kedelai
Oatmeal
Ada penelitian yang menunjukan bahwa anak yang mengonsumsi oatmeal memiliki konsentrasi yang lebih baik. Selain itu, oatmeal juga kaya akan serat, mudah dicerna dan bisa menjadi penambah tenaga bagi anak.

Produk Olahan Kedelai
Kacang-kacangan memiliki lemak sehat yang bisa menunjang pertumbuhan anak, dan juga baik bagi kesehatan jantungnya. Kedelai dan berbagai produk olahannya, seperti tahu dan susu kedelai, juga memiliki manfaat serupa.
Tahu baik dikonsumsi bagi balita, terutama anak perempuan karena mampu melindungi tubuh dan perkembangan dadanya. Mencampurkan tahu ke dalam makanan si kecil bisa jadi alternatif tambahan menu yang menyehatkan.
© Cocoa Powder
Kacang Hitam
Kacang hitam kaya akan protein, serat dan kalsium, yang mana semua nutrisi tersebut diperlukan oleh balita yang sedang berkembang. Cara mengonsumsi kacang hitam ini bermacam, bisa dengan membuatnya bersama nachos atau quesadillas dengan tambahan keju.

Cocoa
Kebanyakan orang mengira cocoa hanya bisa jadi tambahan untuk makanan dan kue saja, tapi ternyata cocoa mengandung flavonoid yang tinggi dan baik untuk meningkatkan tekanan darah dan baik untuk kesehatan mulut, lho Sahabat Dream. Selain itu, cocoa juga baik untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
© Blueberry
Blueberry termasuk dalam jajaran buah sehat yang mengandung banyak antioksidan. Bahkan, baru-baru ini ada penelitian yang menunjukan bahwa blueberry mampu melindungi tubuh dari ancaman penyakit jantung dan diabetes, lho.
Selain itu, blueberry juga mampu mengurangi ‘racun’ dalam lemak perut yang mengganggu sistem metabolisme dan bisa mengakibatkan obesitas.
Mencampur blueberry dengan bahan lain seperti granola dan susu, sangat baik untuk menu sarapan si kecil. Selain warnanya yang menarik, rasanya pun tak kalah enak.
© Dream
Daun Basil
Selain dikenal mengandung antioksidan, basil juga dikenal mengandung zat besi, potassium, dan kalsium yang mampu menunjang sistem pencernaan dalam tubuh si kecil. Selain itu, daun basil juga bisa digunakan untuk tambahan menu makanan anak.

Kayu Manis
Bumbu rempah yang satu ini sangat terkenal akan aromanya yang sedap. Tidak hanya aromanya saja, kayu manis juga dipercaya sebagai penyedap makanan alami.
Cara menambahkan kayu manis ke dalam menu anak, adalah dengan menaburkan bubuk kayu manis ke dalam makanan atau minuman anak. Dengan mengonsumsi kayu manis, dipercaya dapat melancarkan sirkulasi gula darah.
Menggabungkan dan mencampur bahan-bahan tersebut dalam makanan anak, bisa membuat anak menjadi tertarik dan mampu menambah nafsu makannya. Tunggu apa lagi bunda, yuk beli bahan-bahannya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Tak Selalu Bawa Sajadah, Inisiatif Ini Bantu Jamaah Salat Jumat Lebih Nyaman

Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Pantat Terasa Nyeri Bukan Selalu karena Salah Duduk, Bisa Jadi Ini Penyebabnya